CLEO Raih Pinjaman Dari Bank Mandiri Rp367,11 Miliar

Adapun jangka kredit investasi emiten bersandi saham CLEO selama 84 bulan, atau 7 tahun dengan suku bunga 8,25 persen per tahun.
Novita Sari Simamora
Novita Sari Simamora - Bisnis.com 19 Maret 2019  |  23:25 WIB
CLEO Raih Pinjaman Dari Bank Mandiri Rp367,11 Miliar
PT Sariguna Primatirta - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten air minum dalam kemasan, PT Sariguna Primatirta Tbk. memperoleh pinjaman dari PT Bank Mandiri Tbk. senilai Rp367,11 miliar.

Direktur dan Sekretaris Perusahaan Sariguna Primatirta Lukas Setio Wongso Wong mengatakan, fasilitas pinjaman tersebut terdiri dari tiga jenis yakni kredit investasi (refinancing) dengan limit Rp270 miliar, kredit modal kerja senilai Rp90 miliar dan treasury line dengan limit fasilitas sebesar US$500.000 atau setara Rp7,11 miliar bila menggunakan kurs tengah Bank Indonesia senilai Rp14.228 per dolar.

"Kredit investasi memiliki tujuan penggunaan, pembiayaan kembali aset produktif atas pabrik berupa bangunan dan atau mesin," tulisnya dalam keterbukaan informasi, Selasa (19/3/2019).

Lebih rinci, kredit investasi terdiri dari pertama, bangunan sarana prasarana dan mesin air minum dalam kemasan (AMDK) di Jalan Raya Surabaya Malang KM 52, Ngadimulyo, Pandaan, Jawa Timur.

Kedua, bangunan dan sarana prasarana pabrik AMDK di Jalan Mayor Oking 92 B Citeureup, Bogor, Jawa Barat. Ketiga dan keempat adalah bangunan dan sarana prasarana pabrik di Ngoro dan Cibinong.

Adapun jangka kredit investasi emiten bersandi saham CLEO selama 84 bulan, atau 7 tahun dengan suku bunga 8,25 persen per tahun.

Terkait dengan kredit modal kerja rekening koran senilai Rp90 miliar, akan digunakan untuk modal kerja CLEO, dengan tenor 12 bulan, dengan tingkat suku bunga 8,25 persen. Adapun penarikan kredit merupakan pindah buku ke rekening Sariguna Primatirta di bank Mandiri atau rekening supplier/ kontraktor/vendor.

Fasilitas kredit ketiga yang diperoleh yakni senilai US$500.000, dengan tenor 12 bulan. Jenis transaksi ini adalah spot, tommorrow dan forward. Jangka waktu transaksi maksimum 3 bulan per transaksi forward buy, sesuai dengan hedging underlying, selama tidak melebihi jangka waktu fasilitas.

Lukas menambahkan, fasilitas pinjaman ini akan mendukung pembiayaan modal kerja dan pengeluaran modal perseroan. Menurutnya, pinjaman ini akan meningkatkan kinerja CLEO pada 2019 dan tahun mendatang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kredit, korporasi

Editor : Akhirul Anwar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top