Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

BMRI dan BBRI Penekan Utama IHSG Sesi I, MFMI Merosot 24%

Berdasarkan data Bloomberg, pergerakan IHSG melemah 0,2% atau 13,01 poin ke level 6.514,21 pada akhir sesi I dari level penutupan perdagangan sebelumnya.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 26 Februari 2019  |  12:59 WIB
Karyawan melintas di dekat papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (18/2/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam
Karyawan melintas di dekat papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (18/2/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA – Pelemahan sejumlah saham emiten perbankan mendorong Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ke zona merah pada akhir sesi I perdagangan hari ini, Selasa (26/2/2019).

Berdasarkan data Bloomberg, pergerakan IHSG melemah 0,2% atau 13,01 poin ke level 6.514,21 pada akhir sesi I dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Sebelumnya, indeks dibuka menguat 0,04% atau 2,36 poin di level 6.527,72. Sepanjang perdagangan pagi ini, IHSG bergerak di level 6.497,76 – 6.536,19.

IHSG sebelumnya ditutup rebound dengan penguatan 0,37% atau 23,98 poin di level 6.525,36 pada perdagangan Senin (25/2).

Sebanyak 134 saham menguat, 228 saham melemah, dan 266 saham stagnan dari 628 saham yang diperdagangkan.

Saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMR) dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) yang masing-masing melemah 0,51% dan 0,65% menjadi penekan utama pergerakan IHSG siang ini.

Adapun berdasarkan persentase, saham PT Multifiling Mitra Indonesia Tbk. (MFMI) yang melemah 24% membukukan pelemahan harga saham tertajam, disusul saham PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk. (CSIS) yang merosot 16,81%.

Sementara itu, delapan dari sembilan sektor menetap di zona merah, didorong sektor tambang yang melemah 1,22% dan pertanian yang turun 0,77%. Adapun sektor properti menguat 0,05%.

Saham ADRO (-2,84%), ANTM (-3,69%), INCO (-1,82%), dan MEDC (-3,59%) menjadi penekan utama atas pelemahan sektor tambang di akhir sesi I.

Berikut perincian saham pada IHSG pada akhir sesi I:

Lima saham penekan utama berdasarkan kapitalisasi pasar:

KodePerubahan
BMRI-1,03%
BBRI-0,51%
ASII-0,65%
EXCL-5,79%
INKP-2,26%

                 

Lima saham terlemah berdasarkan persentase:       

KodePerubahan
MFMI-24,00%
CSIS-16,81%
KOIN-16,67%
JAYA-11,85%
BTEK-10,00%

Sumber: Bloomberg         

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks BEI
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top