Kurs Jisdor Melemah ke Rp14.057, Spot Rupiah Turun Tipis Jelang Rilis Putusan RDG BI

Kurs rupiah menyentuh posisi Rp14.057 per dolar AS berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, Kamis (21/2/2019).
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 21 Februari 2019  |  10:52 WIB
Kurs Jisdor Melemah ke Rp14.057, Spot Rupiah Turun Tipis Jelang Rilis Putusan RDG BI
Karyawan menghitung mata uang rupiah di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Kwitang, Jakarta Pusat, Senin (28/1/2019). - ANTARA/Sigid Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA - Kurs rupiah menyentuh posisi Rp14.057 per dolar AS berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, Kamis (21/2/2019).

Data yang diterbitkan Bank Indonesia pagi ini menempatkan kurs referensi Jisdor di level Rp14.057 per dolar AS, melemah tipis 2 poin atau 0,01% dari posisi Rp14.055 pada Rabu (20/2).

Adapun berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau melemah 16 poin atau 0,11% ke level Rp14.060 per dolar AS dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan Rabu (20/2), rupiah berakhir menguat 59 poin atau 0,42% di level Rp14.044 per dolar AS, penguatan hari ketiga berturut-turut. Rupiah mulai tergelincir dari penguatannya ketika dibuka terdepresiasi 5 poin atau 0,04% di posisi 14.049 per dolar AS pagi tadi.

Sepanjang perdagangan pagi ini, rupiah bergerak di kisaran Rp14.043-Rp14.070 per dolar AS.

Dilansir dari Bloomberg, rupiah tergelincir di tengah penantian para pedagang atas hasil pertemuan kebijakan Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI). Menurut prediksi 33 ekonom dalam survei Bloomberg, BI kemungkinan akan mempertahankan BI reverse repo rate di 6%.

Senada, perusahaan finansial Credit Agricole memperkirakan BI akan mempertahankan suku bunganya pada pertemuan yang berakhir hari ini dan kemungkinan akan menambah satu kali kenaikan pada Maret.

“Kami memperkirakan defisit transaksi berjalan akan menyempit dan inflasi akan tetap terkendali di paruh pertama. Ini dapat membatasi BI dalam hal pengetatan suku bunga lebih lanjut,” ujar analis Credit Agricole.

Sementara itu, pergerakan indeks dolar Amerika Serikat (AS) yang mengukur kekuatan mata uang dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama dunia, pagi ini terpantau menguat 0,10% atau 0,094 poin ke level 96,548 pada pukul 10.04 WIB.

Indeks dolar mulai rebound ketika dibuka naik 0,04% atau 0,039 poin di level 96,501. Pada perdagangan Rabu (20/2), indeks berakhir melemah 0,07% atau 0,066 poin di level 96,454.

Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor/Rupiah)   

21 Februari

14.057

20 Februari

14.055

19 Februari

14.119

18 Februari

14.106

15 Februari

14.116

Sumber: Bank Indonesia

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jisdor

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top