Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

IHSG Berbalik Melemah, Aksi Jual Saham Investor Asing Berlanjut

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, investor asing membukukan aksi jual bersih atau net sell senilai sekitar Rp618,63 miliar pada perdagangan hari ini.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 19 Februari 2019  |  18:27 WIB
Karyawan beraktivitas di dekat papan penunjuk pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Jakarta, Senin (4/2/2019). - Bisnis/Felix Jody Kinarwan
Karyawan beraktivitas di dekat papan penunjuk pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Jakarta, Senin (4/2/2019). - Bisnis/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA – Aksi jual bersih saham oleh investor asing berlanjut pada perdagangan hari kedelapan berturut-turut, Selasa (19/2/2019).

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, investor asing membukukan aksi jual bersih atau net sell senilai sekitar Rp618,63 miliar pada perdagangan hari ini.

Investor asing membukukan aksi beli sekitar 612,04 juta lembar saham senilai Rp1,79 triliun. Adapun aksi jual oleh investor asing tercatat 937,42 juta lembar saham senilai sekitar Rp2,41 triliun.

Total nilai transaksi yang terjadi di lantai bursa mencapai sekitar Rp8,27 triliun dengan volume perdagangan tercatat sekitar 13,55 miliar lembar saham.

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di zona merah meskipun sempat menguat sepanjang perdagangan pada hari ini.

IHSG ditutup berbalik melemah 0,05% atau 3,15 poin di level 6.494,67 dari level penutupan perdagangan sebelumnya. Pada perdagangan Senin (18/2), IHSG ditutup menguat 1,7% atau 108,73 poin di posisi 6.497,81.

Padahal, indeks terus bergerak di zona hijau sepanjang perdagangan setelah dibuka menguat 0,04% atau 2,89 poin di posisi 6.500,70 pagi tadi. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak di level 6.493,31 – 6.534,01.

Dari 627 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), sebanyak 226 saham menguat, 187 saham melemah, dan 214 saham stagnan.

Saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) dan PT Astra International Tbk. (ASII) yang masing-masing melemah 1,82% dan 1,27% menjadi penekan utama atas pelemahan IHSG pada akhir perdagangan.

Empat dari sembilan sektor dalam IHSG berakhir di teritori negatif, dipimpin oleh sektor industri dasar dengan pelemahan 1,09%.

Di sisi lain, lima sektor menguat dan menahan pelemahan IHSG lebih lanjut, dipimpin oleh sektor tambang yang naik 1,52%.

Berikut ringkasan perdagangan saham oleh investor asing:

19 FebruariRp618,63 miliarNet sell
18 FebruariRp147,02 miliarNet sell
15 FebruariRp286,76 miliarNet sell
14 FebruariRp963,84 miliarNet sell
13 FebruariRp1,38 TriliunNet sell
12 FebruariRp566,21 miliarNet sell
11 FebruariRp132,9 miliarNet sell
8 FebruariRp205,30 miliarNet sell
7 FebruariRp372,83 miliarNet buy
6 FebruariRp138,54 miliarNet buy

 

SumberBursa Efek Indonesia, 2019

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

investor asing transaksi saham
Editor : Fajar Sidik
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top