Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Binaartha Sekuritas: Penguatan IHSG Masih Berlanjut Pascanaik Tajam

Binaartha Sekuritas memproyeksikan pergerakan IHSG masih lanjutkan kenaikan, pascanaik tajam dalam perdagangan kemarin
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 19 Februari 2019  |  06:22 WIB
Karyawan melintas di dekat papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (18/2/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam
Karyawan melintas di dekat papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (18/2/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA - Binaartha Sekuritas memproyeksikan pergerakan IHSG masih lanjutkan kenaikan, pascanaik tajam dalam perdagangan kemarin.

Analis Muhammad Nafan Aji Gusta mengatakan hal itu tampak dari pola long white marubozu candle yang mengindikasikan adanya potensi bullish continuation pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area resistance.

Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada 6.448,812 hingga 6.399,809.

Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range 6.523,923 hingga 6.550,031.

Berdasarkan indikator, MACD masih membentuk pola dead cross di area positif. Namun demikian, Stochastic dan RSI bergerak ke atas menuju ke area overbought.

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.

*ADHI, Daily (1520) (RoE: 7.23%; PER: 12.35x; EPS: 124.27; PBV: 0.88x; Beta: 1.72):* Terlihat pola tweezer bottom candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 1515 – 1535, dengan target harga secara bertahap di level 1550, 1775 dan 2000. Support: 1455.

*BSDE, Daily (1300) (RoE: 2.65%; PER: 31.24x; EPS: 41.61; PBV: 0.83x; Beta: 1.61):* Terlihat pola tweezer bottom candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 1310 – 1340, dengan target harga secara bertahap di level 1345, 1385, 1485 dan 1580. Support: 1290 & 1265.

*LSIP, Daily (1355) (RoE: 5.48%; PER: 20.05x; EPS: 67.59; PBV: 1.10x; Beta: 0.83):* Terlihat pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 1340 - 1355, dengan target harga secara bertahap di level 1370, 1425, 1470 dan 1660. Support: 1280.

*TKIM, Daily (11425) (RoE: 25.39%; PER: 7.19x; EPS: 1589.19; PBV: 1.83x; Beta: 0.77):* Terlihat pola bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Beli” pada area level 11250 – 11450, dengan target harga secara bertahap di level 11650 dan 11950. Support: 11150.

*WIKA, Daily (1645) (RoE: 7.35%; PER: 12.90x; EPS: 127.48; PBV: 0.95x; Beta: 1.65):* Terlihat pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area 1680 – 1710, dengan target harga secara bertahap di level 1735, 2050 dan 2370. Support: 1600.

*WSKT, Daily (1750) (RoE: 17.78%; PER: 4.79x; EPS: 365.36; PBV: 0.85x; Beta: 1.66):* Saat ini bahwa pergerakan harga telah menyentuh garis MA 120 sehingga peluang terjadinya rebound terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 1740 - 1760, dengan target harga secara bertahap di level 1825, 2030 dan 2240. Support: 1740 & 1670.



Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top