Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Transaksi Emas di Bukalapak Cenderung Meningkat

Transaksi emas di platform khusus Bukalapak, yakni BukaEmas cenderung mengalami peningkatan sejak kehadirannya pada 2017.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 18 Februari 2019  |  19:58 WIB
Logo Bukalapak
Logo Bukalapak

Bisnis.com, JAKARTA—Transaksi emas di platform khusus Bukalapak yakni BukaEmas cenderung mengalami peningkatan sejak kehadirannya pada 2017.

Investment Solution Manager Bukalapak Abdul Hafizh Asri menyampaikan, BukaEmas memberikan peluang bagi investor, khususnya di tingkat pemula, untuk memiliki emas Antam.

Harga yang ditawarkan mulai dari Rp100, dan dapat dicetak ke bentuk fisik setelah mencapai ukuran 1 gram.

Selain harga yang terjangkau, kelebihan emas platform ialah biaya simpan gratis dan lokasi penjualan yang dapat dijangkau seluruh masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, produk ini diharapkan dapat menjangkau investor pemula.

“BukaEmas menjadi solusi investasi emas yang mudah dan terjangkau, sekaligus sangat cocok untuk investor pemula, yang sebelumnya belum membeli,” tuturnya kepada Bisnis.com, Jumat (15/2/2019).

Investor juga dapat memantau pergerakan harga secara realtime. Sarannya, pembelian dapat dilakukan pada awal tahun, sehingga pada penghujung 2019 investor dapat melakukan profit-taking.

Bukalapak saat ini memiliki 50 juta pengguna, sehingga potensial menjadi pasar BukaEmas. Apalagi, saat ini para pelapak pun menyisihkan sebagian hasil penjualannya ke dalam tabungan emas.

“Tren transaksi di BukaEmas cenderung meningkats setiap tahun, sejak mulainya pada 2017,” imbuhnya.

Dari sisi harga, produk BukaEmas cukup prospek karena kenaikannya stabil di atas inflasi sekitar 3%-4% per tahun. Selain itu, harga turut terdorong sentimen emas global akibat rencana Federal Reserve menahan kenaikan suku bunga dan ketidakpastian geopolitik.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

emas
Editor : Akhirul Anwar
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top