Literasi Perdagangan Berjangka Komoditas, ICDX Bentuk Young Trader Community

Bursa Komoditas dan Derivatif Indonesia atau Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX) membentuk Young Trader Community (YTC) untuk meningkatkan literasi perdagangan berjangka komoditas bagi generasi muda.
Finna U. Ulfah | 15 Februari 2019 20:29 WIB
Young Trader Community ICDX

Bisnis.com, JAKARTA – Bursa Komoditas dan Derivatif Indonesia atau Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX) membentuk Young Trader Community (YTC) untuk meningkatkan literasi perdagangan berjangka komoditas bagi generasi muda.

Kepala Learning Center ICDX Anang E. Wicaksono mengatakan, dibentuknya komunitas trader muda tersebut sebagai langkah untuk memberikan edukasi sejak dini perdagangan berjangka komoditas (PBK) bagi calon potensi pelaku pasar di masa depan.

 “Kami berharap komunitas ini akan menjadi pilar dari segmen di pasar masa depan sehingga ketika generasinya sudah belajar sejak dini, akan semakin mudah di kemudian hari perdagangan berjangka komuditas akan berkembang,” ujar Anang usai focus group discussion YTC bersama Universitas Gunadarma di ICDX, Jumat (15/2/2019).

 Tidak hanya informasi mendasar terkait PBK, terbentuknya komunitas ini otomatis untuk menutup baik transaksi, bursa, hingga pialang ilegal yang marak beredar di masyarakat. 

 Pasalnya, Anang menilai maraknya praktik ilegal tersebut akibat rendahnya literasi masyarakat terkait PBK, sehingga ketika masyarakat sudah sadar sepenuhnya praktik tersebut dapat dihindari.

 “Sehingga ketika nanti generasi milenial ini sudah berhadapan dengan industry secara langsung, mereka [generas muda] bisa lebih memilah mana yang benar dan yang ilegal,” ujar Anang.

 Adapun, ICDX selalu gencar memberikan edukasi bagi masyarakat luas terkait dengan PBK, akibat masih awamnya masyarakat Indonesia terhadap alternatif investasi ini.

 Anang mengatakan program YTC tersebut akan semakin rutin dilakukan dan menargetkan akan menggaet 10 universitas lainnya yang tersebar di Jakarta dan sekitarnya pada 2019. Ke depan, pihaknya juga menargetkan untuk menggaet YTC di daerah yang lebih luas.

 Kepala Bagian Pengembangan Pasar Badan Pengawasan Perdagangan Berjangka Komoditas (Bappebti) Subagiyo mengatakan, program ini diharapkan dapat menghasilkan calon insan intelektual yang dapat mengembangkan industri PBK dengan berbagai inovasinya.

 Bahkan, dia berharap program ini dapat dijadikan sebuah kurikulum sehingga dapat membuka ruang penilitian untuk mengembangkan PBK.

 “Agar mereka ketika sudah mengerti dapat mengeksplor ide-idenya untuk memajukan PBK, entah untuk dijadikan tulisan atau penelitian yang penting bisa mengambil andil untuk memajukan PBK, tidak hanya sebatas untuk menjadi calon nasabah,” papar Subagiyo.

 Di lain sisi, mahasiswa Universitas Gunadarma Chrisley Emely, salah satu peserta YTC, mengatakan bahwa FGD tersebut membantunya untuk mengetahui lebih dalam mengenai perdagangan berjangka komoditas dan berharap pertemuan tersebut dapat dilakukan secara rutin.

 “Aku baru tau ada komoditas kontrak berjangka komoditas, selama ini aku cuma tau tentang valuta asingnya, bahkan kontrak berjangka komoditas tersebut ternyata lebih menguntungkan karena membantu komoditas Indonesia juga. Jadi aku inigin materi ini bisa disampaikan ke teman-teman aku yang lain,” ujar Chrisley.

Tag : icdx
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top