Jakarta Islamic Index Berakhir Turun, Saham UNVR & SMGR Jadi Penekan

Pergerakan indeks harga saham syariah, Jakarta Islamic Index (JII), berakhir melemah pada perdagangan hari kedua berturut-turut, Jumat (15/2/2019).
Renat Sofie Andriani | 15 Februari 2019 19:11 WIB
Investor memantau pergerakan saham di layar komputer di Kantor Bursa Efek Indonesia (BEI) Pusat Informasi Go Public, Bandung, Jawa Barat, Selasa (15/1/2019). - Bisnis/Rachman

Bisnis.com, JAKARTA – Pergerakan indeks harga saham syariah, Jakarta Islamic Index (JII), berakhir melemah pada perdagangan hari kedua berturut-turut, Jumat (15/2/2019).

Berdasarkan data Bloomberg, JII ditutup melemah 0,46% atau 3,20 poin di level 693,43 dari level penutupan perdagangan sebelumnya. Pada perdagangan Kamis (14/2/2019), JII berakhir terkoreksi 0,47% atau 3,30 poin di posisi 696,62.

Indeks syariah sempat rebound ketika dibuka di zona hijau dengan kenaikan 0,11% atau 0,75 poin di level 697,38 pagi tadi. Sepanjang perdagangan hari ini, JII bergerak di level 687,99-697,88.

Sebanyak 6 saham menguat, 22 saham melemah, dan 2 saham stagnan dari 30 saham yang diperdagangkan.

Saham PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) dan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. (SMGR) yang masing-masing turun 1,79% dan 3,02% menjadi penekan utama pergerakan JII pada akhir perdagangan.

Sejalan dengan JII, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tergelincir dari penguatannya dan berakhir di teritori negatif pada perdagangan hari ini.

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG ditutup melemah 0,48% atau 30,93 poin di level 6.389,08 dari level penutupan perdagangan sebelumnya. Pada perdagangan Kamis (14/2), IHSG berakhir di level 6.420,02 dengan kenaikan tipis 0,01% atau 0,90 poin.

Padahal, setelah dibuka menguat 0,09% atau 5,80 poin di level 6.425,81 pagi tadi, IHSG sempat melanjutkan kenaikannya menyentuh kisaran level 6.430. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak fluktuatif di level 6.374,90 – 6.433,68.

Delapan dari sembilan sektor dalam IHSG berakhir di teritori negatif, dipimpin sektor tambang dan properti yang masing-masing turun 1,38% dan 1,35%. Satu-satunya yang mampu berakhir di zona hijau adalah sektor infrastruktur dengan kenaikan 0,62%. 

Dari 627 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), sebanyak 130 saham menguat, 284 saham melemah, dan 213 saham stagnan.

Saham PT HM Sampoerna Tbk. (HMSP) dan PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) yang masing-masing turun 1,86% dan 1,79% menjadi penekan utama atas pelemahan IHSG pada akhir perdagangan.

Saham-saham syariah yang menekan indeks JII hari ini:           

Kode

(%)

UNVR

-1,79

SMGR

-3,02

UNTR

-2,05

INCO

-4,11

TPIA

-1,33

Saham-saham syariah yang mendorong indeks JII hari ini:

Kode

(%)

TLKM

+1,34

EXCL

+14,15

CPIN

+2,05

BRPT

+3,70

LPPF

+2,50

Sumber: Bloomberg

Tag : IHSG, indeks syariah
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top