Diwarnai Sejumlah Sentimen Positif, IHSG Pertahankan Rebound Pagi Ini

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG menguat 0,06% atau 3,90 poin ke level 6.430,22 pada pukul 09.27 WIB, setelah dibuka rebound dengan penguatan 0,29% atau 18,85 poin ke level 6.445,18 dari level penutupan perdagangan sebelumnya.
Aprianto Cahyo Nugroho | 13 Februari 2019 10:08 WIB
Karyawan beraktivvitas di dekat papan penunjuk Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (7/1/2019). - Bisnis/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan rebound pada awal perdagangan hari ini, Rabu (13/2/2019), meskipun menipis dari level pembukaan.

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG menguat 0,06% atau 3,90 poin ke level 6.430,22 pada pukul 09.27 WIB, setelah dibuka rebound dengan penguatan 0,29% atau 18,85 poin ke level 6.445,18 dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan Selasa (12/2), IHSG ditutup melemah 1,06% atau 68,68 poin di posisi 6.426,32. Sepanjang perdagangan pagi ini, IHSG bergerak di level 6.426,97 – 6.456,57.

Dari 627 saham yang diperdagangkan, sebanyak 192 saham menguat, sedangkan 82  saham melemah, dan 353 saham lainnya stagnan.

Saham PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP) dan PT Astra International Tbk. (ASII) yang masing-masing menguat 2,15% dan 0,65% menjadi penopang utama atas pergerakan IHSG pagi ini.

Lima dari  sembilan sektor IHSG bergerak di zona hijau, dengan dorongan terbesar dari sektor tambang yang menguat 0,96% dan sektor pertanian yang naik 0,45%.

Di sisi lain, empat sektor melemah dan menahan laju penguatan IHSG lebih lanjut, didorong oleh sektor properti yang melemah 0,41%.

Berbanding terbalik dengan IHSG, pergerakan indeks Bisnis-27 melemah 0,11% atau 0,64 poin ke level 564 pada pukul 09.28 WIB, meskipun dibuka rebound dengan penguatan 0,4% atau 2,27 poin ke level 567,52.

Pilarmas Investindo Sekuritas memperkirakan cukup banyak sentimen positif yang menjadi modal untuk pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (13/2/2019).

Direktur Riset dan Investasi Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus mengatakan bahwa sentimen utama datang dari Presiden AS Donald Trump yang terbuka untuk memperpanjang batas waktu kenaikan tarif pada produk China jika AS dan China mendekati satu perjanjian. 

Meski demikian, Trump lebih cenderung menginginkan pembicaraan kedua negara tetap dapat selesai sebelum 1 Maret 2019. Dia juga menginginkan komitmen yang lebih dalam dari China terkait perjanjian perdagangan kedua belah pihak. 

Pasar tampaknya memiliki harapan terhadap segera berakhirnya perang dagang antara kedua negara. Hal ini terlihat adanya keinginan Trump untuk bertemu dengan Presiden China Xi Jinping dalam upaya mengakhiri perang dagang.

"Secara teknikal, kami memproyeksikan IHSG bergerak mixed cenderung menguat dan diperdagangkan pada rentang 6.400 – 6.450 pada perdagangan hari ini," papar Nico dalam riset harian, Rabu (13/2).

Tag : IHSG, Indeks BEI
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top