Kurs Jisdor Melemah ke Rp14.088, Rupiah Terus Terdepresiasi di Pasar Spot

Data yang diterbitkan Bank Indonesia pagi ini menempatkan kurs referensi Jisdor di level Rp14.088 per dolar AS, melemah 93 poin atau 0,66% dari posisi Rp13.995 pada Senin (11/2).
Aprianto Cahyo Nugroho | 12 Februari 2019 10:46 WIB
Karyawan menghitung mata uang rupiah di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Kwitang, Jakarta Pusat, Senin (28/1/2019). - ANTARA/Sigid Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA - Kurs rupiah menyentuh posisi Rp14.088 per dolar AS berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, Selasa (12/2/2019).

Data yang diterbitkan Bank Indonesia pagi ini menempatkan kurs referensi Jisdor di level Rp14.088 per dolar AS, melemah 93 poin atau 0,66% dari posisi Rp13.995 pada Senin (11/2).

Sementara itu, berdasarkan data Bloomberg pada pukul 09.03 WIB, nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau melemah 62 poin atau 0,44% ke level Rp14.096 per dolar AS dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan Senin (11/2), rupiah ditutup melemah 79 poin atau 0,57% di level Rp14.034 per dolar AS. Rupiah mulai melemah ketika dibuka terdepresiasi 33 poin atau 0,46% di posisi 13.080 per dolar AS pagi ini.

Sepanjang perdagangan pagi ini, rupiah bergerak di kisaran Rp14.075-Rp14.098 per dolar AS.

Di sisi lain, pergerakan indeks dolar Amerika Serikat (AS) yang mengukur kekuatan mata uang dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama dunia, terpantau melemah 0,04% atau 0,041 poin ke level 97,016 pada pukul 10.18 WIB, setelah sempat menguat hingga 97,092.

Indeks dolar sebelumnya dibuka menguat tipis 0,01% atau 0,009 poin di level 97,066. Pada perdagangan Senin (11/2), pergerakan indeks ditutup menguat 0,42 poin atau 0,43% di level 97,057, kenaikan hari kedelapan beruntun.

Analis Samuel Sekuritas Indonesia, Ahmad Mikail mengatakan pergerakan dolar didorong oleh kekhawatiran investor tidak tercapainya kesepakatan perjanjian perdagangan antara AS-China di tengah tenggat waktu gencatan perang dagang yang akan segera berakhir di awal Maret.

“Rupiah diperkirakan ikut melemah didorong pelemahan yen terhadap dolar. Rupiah kemungkinan melemah ke level Rp14.000 - Rp14.050 per dolar AS,” ungkapnya dalam riset, Selasa (12/2/2019).

Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor/Rupiah)   

12 Februari

14.088

11 Februari

13.995

8 Februari

13.992

7 Februari

13.978

6 Februari

13.947

Sumber: Bank Indonesia

Tag : jisdor
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top