Pilarmas Sekuritas: Pasar Obligasi Masih Berpotensi Melemah Hari Ini

Pilarmas Investindo Sekuritas memperkirakan pasar obligasi masih berpotensi melemah pada perdagangan Senin (11/2/2019).
Emanuel B. Caesario | 11 Februari 2019 09:31 WIB
Ilustrasi Surat Utang Negara. - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA -- Pilarmas Investindo Sekuritas memperkirakan pasar obligasi masih berpotensi melemah pada perdagangan Senin (11/2/2019).

Direktur Riset dan Investasi Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus mengatakan bahwa pelemahan harga obligasi didukung oleh adanya lelang yang diadakan pemerintah pada esok hari. Biasanya, tingkat imbal hasil yang diminta juga lebih tinggi dari pasar. 

"Selain beberapa gimmick dari dalam negeri, pemangkasan tingkat suku bunga Bank of India beberapa waktu lalu diperkirakan akan menjadi acuan bagi negara-negara Asean agar mengikuti jejak yang serupa untuk melakukan pelonggaran kebijakan moneter di seluruh Asia pada tahun ini," paparnya dalam riset harian, Senin (11/2).

Sementara itu, pada perdagangan Jumat (8/2), pasar obligasi pada akhirnya melanjutkan penurunan harga. Para pelaku pasar dan investor melihat risiko global yang terus meningkat, sehingga terdorong untuk menuntut imbal hasil lebih tinggi. 
 
Hal ini sejalan dengan kenaikan Credit Default Swap (CDS) dalam beberapa hari terakhir, meskipun capital inflow masih terus masuk ke dalam pasar obligasi.

Pada Selasa (12/2), pemerintah akan melelang SUN berdenominasi rupiah dengan target indikatif Rp15 triliun dan target maksimal Rp30 triliun. Ada tujuh seri yang ditawarkan yakni SPN03190513 (New Issuance), SPN12200213 (New Issuance), FR0077 (Reopening), FR0078 (Reopening), FR0068 (Reopening), FR0079 (Reopening), dan FR0076 (Reopening).
 

Tag : surat utang negara
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top