Pemulihan Harga Minyak Berharap pada OPEC

Para trader memiliki secercah harapan lantaran harga minyak mentah yang melemah berpotensi diredam dengan pengurangan pasokan yang dipimpin oleh Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC).
Dika Irawan
Dika Irawan - Bisnis.com 09 Februari 2019  |  05:15 WIB
Pemulihan Harga Minyak Berharap pada OPEC
Prediksi Harga Minyak WTI - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Para trader memiliki secercah harapan lantaran harga minyak mentah yang melemah berpotensi diredam dengan pengurangan pasokan yang dipimpin oleh Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC).

Pemotongan yang diadopsi pada akhir tahun lalu bertujuan memperketat pasar dan menopang harga.

Sebagai bagian dari pemotongan tersebut, gembong OPEC Arab Saudi telah memangkas produksinya pada Januari sekitar 400.000 barel per hari (bph) menjadi 10,24 juta barel per hari. Demikian menurut sumber OPEC.

Hal tersebut menempatkan produksi minyak mentah negara di semenanjung Arab ini hampir 1,7 juta barel per hari. Jumlah itu di bawah produksi Amerika Serikat, yang telah menghasilkan sekitar 11,9 juta barel per hari pada akhir 2018. Kemudian, awal 2019  naik lebih dari 2 juta barel per hari dari tahun sebelumnya.

"Pertemuan OPEC + pada bulan April tampak besar [dampaknya], dan kami berharap bahwa jika kelompok [OPEC] tetap berkomitmen untuk target produksi mereka harga minyak bakal terdongkrak,” kata bank investasi AS Jefferies, Jumat (8/2) dalam sebuah catatan dikutip dari Reuters.

Sementara itu, risiko lain terkait pasokan datang dari Venezuela setelah penerapan sanksi AS terhadap industri perminyakan anggota OPEC tersebut pada akhir Januari. Analis memperkirakan langkah ini bakal menghilangkan ekspor minyak sekitar 300.000-500.000 barel per hari.

Namun sejauh ini dampak sanksi itu terhadap pasar minyak internasional masih belum terasa. Norbert Rücker, kepala penelitian komoditas di bank Swiss Julius Baer mengatakan, semua gangguan Venezuala sepertinya dikendalikan, baik terhadap AS maupun pasar global. "Pasar minyak duduk di bantal pasokan yang nyaman,” katanya. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Harga Minyak

Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top