Investor Saham Baru Bertambah 23.199 SID Pada Januari 2019

Pasar modal Indonesia mencatat peningkatan jumlah investor individu baru sepanjang Januari 2019 mencapai 23.199 investor single investor identification (SID).
Emanuel B. Caesario | 08 Februari 2019 14:24 WIB
Bursa Efek Indonesia - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA—Pasar modal Indonesia mencatat peningkatan jumlah investor individu baru sepanjang Januari 2019 mencapai 23.199 investor single investor identification (SID).

Angka itu berarti atau dua kali lipat dibandingkan penambahan jumlah investor baru pada Januari 2018 yang sekitar 11.000 SID.

Hasan Fawzi, Direktur Pengembanga Bursa Efek Indonesia, mengatakan bahwa tahun lalu total investor ritel di pasar saham Indonesia berdasarkan SID mencapai 852.340 SID. Sepanjang tahun lalu, penambahan SID baru mencapai 222.533 SID.

Sementara itu, pada akhir Januari 2019, jumlahnya sudah meningkat menjadi 875.539 SID. Dengan demikian, dalam tempo sebulan, sudah ada penambahan SID baru sebanyak 23.199 SID. Ini sudah lebih tinggi dibandingkan rata-rata penambahan SID tahun lalu yang sekitar 18.544 SID per bulan.

“Kita targetkan tahun ini minimal bisa melampaui pertumbuhan tahun lalu. Di tim internal kita, di kantor perwakilan, tim literasi dan inklusi, kita titipkan target lebih dari 300.000 SID baru tahun ini,” katanya, Jumat (8/2/2019).

Hasan mengatakan, BEI menargatkan capaian 1 juta SID saham sudah dapat tercapai pada akhir semester pertama tahun ini. Dengan demikian, pada akhir tahun ini, jumlah investor saham ritel di pasar modal Indonesia sudah lebih dari 1 juta pihak.

Hingga Kamis (7/2/2019) kemarin, Hasan mencatat jumlah SID sudah mencapai sekitar 880.000 SID, sehingga tersisa hanya 120.000 lagi untuk mencapai target 1 juta SID. Menurutnya, bila tidak tercapai di akhir semester pertama, maksimal target tersebut bisa tercapai di awal semester kedua tahun ini.

Tag : bei
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top