5 Berita Populer Market, TAXI Jual 1.200 Armada Buat Bayar Utang dan Ini Alternatif Pendanaan XL untuk Belanja Modal

Kabar Perusahaan transportasi PT Express Transindo Utama Tbk. (TAXI) akan menjual 1.200 unit armada guna membayar utangnya kepada PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) menjadi berita terpopuler kanal Market sore ini, Jumat (8/2/2019)
Oliv Grenisia | 08 Februari 2019 18:20 WIB
Pengemudi taksi Express menunggu penumpang di pool taksi Bandara Soekarno-Hatta, di Tangerang, Banten, Selasa (20/3/2018). - JIBI - Felix Jody Kinarwan

1. Cicil Utang ke BCA, TAXI Jual 1.200 Armada

Perusahaan transportasi PT Express Transindo Utama Tbk. akan menjual 1200 unit armada guna membayar utangnya kepada PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA).

Corporate Secretary Express Transindo Utama, Megawati Affan mengatakan pihaknya telah menyutujui untuk menjual semua jaminan utang guna melunasi seluruh hutang yang telah jatuh tempo. Baca selengkapnya di sini

2. 31 Emiten Ini Berhasil Gaet Karyawannya Jadi Investor Saham, BBRI Agresif

Bursa Efek Indonesia mencatat ada 31 perusahaan tercatat yang sudah menjalankan sekolah pasar modal internal untuk mendorong karyawannya menjadi investor saham.

Kerja sama perusahaan tercatat ini akan turut mendukung percepatan pendalaman pasar modal Indonesia. Baca selengkapnya di sini

3. BEI: 20% Dana Kelolaan Dapen Diinvestasikan ke Saham

Bursa Efek Indonesia bersama Asosiasi Dana Pensiun Indonesia (ADPI) menargetkan 20% dari total dana kelolaan dana pensiun dapat dialokasikan ke instrumen saham.

Hasan Fawzi, Direktur Pengembanga Bursa Efek Indonesia, mengatakan bahwa selain mengejar peningkatan jumlah investor ritel, baca selengkapnya di sini

4. Target Surat Utang Meleset, Begini Cara EXCL Penuhi Capex Tahun Ini

Obligasi dan sukuk ijarah yang ditawarkan emiten telekomunikasi PT XL Axiata Tbk. (EXCL) tidak mencapai target yang ditetapkan.

Namun demikian, EXCL tetap yakin dapat membiayai belanja modal untuk tahun ini. Baca selengkapnya di sini

5. Omzet Melejit 113,85%, Kerugian DWGL Turun Drastis 96,37%

Emiten perambangan batu bara PT Dwi Guna Lestari Tbk. berhasil menekan kerugian perseroan secara 96,37% sepanjang tahun lalu setelah kinerja minus emiten tersebut sempat membengkak pada 2017.

Kenaikan omzet sebesar 113,85% membuat kerugian emiten berkode DWGL turun drastis. Baca selengkapnya di sini

Tag : berita populer
Editor : Surya Rianto

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top