Jasa Marga (JSMR) Eksplorasi Peluang Sekuritisasi Aset Jalan Tol

PT Jasa Marga (Persero) Tbk. telah mengeksplorasi peluang sekuritisasi aset dengan underlying ruas-ruas jalan tol yang potensial.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 08 Februari 2019  |  11:50 WIB
Jasa Marga (JSMR) Eksplorasi Peluang Sekuritisasi Aset Jalan Tol
Jalan tol Gempol - Pandaan di Jawa Timur. - Istimewa/Jasa Marga

Bisnis.com, JAKARTA— PT Jasa Marga (Persero) Tbk. telah mengeksplorasi peluang sekuritisasi aset dengan underlying ruas-ruas jalan tol yang potensial.

Corporate Finance Group Head Jasa Marga Eka Setya Adrianto mengatakan terdapat potensi dari 13 ruas tol yang telah dimiliki sebelum 2004 dan beroperasi penuh.

“Kami sudah hitung tetapi tergantung dan pricing seperti apa. [Potensinya] 13 ruas itu selain Jagorawi karena ruas tersebut sudah,” ujarnya di Jakarta, Kamis (7/2/2019).

Eka mengungkapkan telah memiliki hitungan-hitungan untuk peluang dana yang dapat dikantongi dari penerbitan sekuritisasi pendapatan. Dari satu ruas, emiten berkode saham JSMR itu dapat mengantongi dana hingga Rp4 triliun.

“Satu ruas bisa Rp2 triliun sampai Rp4 triliun. Tergantung jumlah revenue per tahun semakin besar semakin dana yang diperoleh besar,” tuturnya.

Seperti diketahui, JSMR telah meluncurkan produk sekuritisasi aset, yakni Kontrak Investasi Kolektif Efek Beragun Aset (KIK-EBA) Mandiri Pendapatan Tol Jagorawi pada 2017. Instrumen tersebut merupakan KIK-EBA pertama di Indonesia yang menggunakan underlying hak atas pendapatan tol di masa mendatang atau future cash flow.

PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mencatat KIK EBA Mandiri JSMR01-Surat Berharga Hak Atas Pendapatan Tol Jagorawi memiliki nominal Rp1,858 triliun. Pencatatan dilakukan pada 30 Agustus 2017 dan jatuh tempo pada 30 Agustus 2022.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jasa marga

Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top