Saham Perbankan Italia Dorong Indeks Stoxx ke Level Tertinggi 12 Pekan

Indeks Stoxx Europe 600 ditutup menguat 0,15% atau 0,53 poin ke level 365,52, sedangkan indeks DAX Jerman melemah 0,4% dan CAC 40 Prancis turun 0,1%, sementara FTSE MIB Italia menguat 0,8%.
Aprianto Cahyo Nugroho | 07 Februari 2019 06:10 WIB
Indeks Stoxx 600 - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Bursa saham Eropa menguat dan menyentuh level tertinggi dalam 12 pekan terakhir pada hari Rabu, (6/2/2019), didorong oleh kenaikan saham perbankan Italia dan teknologi.

Indeks Stoxx Europe 600 ditutup menguat 0,15% atau 0,53 poin ke level 365,52, sedangkan indeks DAX Jerman melemah 0,4% dan CAC 40 Prancis turun 0,1%, sementara FTSE MIB Italia menguat 0,8%.

Saham-saham bank, yang memulai sesi sebagai hambatan di pasar, berbalik arah menguat berkat reli perbankan Italia setelah obligasi 30 tahun baru Italia mencatat rekor permintaan, tanda positif untuk obligasi pemerintah.

Intesa Sanpaolo dan Unicredit menguat masing-masing 2,4% dan 4,4%, membantu mendorong indeks sektor perbankan Stoxx naik 1% dan menjadi pendorong utama.

Kinerja kuat dari bank Belanda, ING, juga membantu mengangkat sentimen di sektor perbankan, yang mencatat kinerja terburuk di Eropa tahun lalu.

Saham ING naik 6,1% setelah melaporkan laba yang lebih kuat dari perkiraan, didorong oleh kenaikan pendapatan bunga dan biaya.

"ING telah melaporkan serangkaian kinerja kuartal IV yang kuat tetapi kami akan memperingatkan terhadap ekstrapolasi tren di kuartal IV," tulis analis UBS, seperti dikutip Reuters.

Sementara itu, saham BNP Paribas pulih dan berakhir menguat 1,8%. Bank asal Prancis tersebut mengurangi target laba untuk tahun 2020 dan mengatakan pasar keuangan yang lemah mempengaruhi pendapatan pada kuartal terakhir tahun 2018.

Namun, secara keseluruhan, investor tetap tidak terkesan dengan saham bank Eropa.

"Kami khawatir dalam siklus ini bahwa bank menjadi jebakan valuasi, mungkin Anda menunggu penguatan di saham bank yang tidak pernah terjadi," kata James Bateman, kepala investasi multi-aset di Fidelity.

Selain bank, perkembangan merger dan akuisisi juga mendorong beberapa penguatan.

Saham Alstom menguat 4,1% setelah Brussels menolak rencana produsen kereta api Prancis tersebut untuk bergabung dengan divisi kereta api Siemens, karena investor mengatakan keputusan itu menghilangkan ketidakpastian dan membuka jalan bagi kemungkinan kesepakatan alternatif.

Di sisi lain, produsen mobil Jerman Daimler jatuh 1,8% setelah mengatakan laba operasional kuartal IV/2018 turun 22% karena perang perdagangan dan biaya yang membengkak untuk mengembangkan mobil listrik dan tanpa supir, sehingga menekan laba mobil Mercedes-Benz.

Data pada hari Rabu menunjukkan bahwa pesanan industri Jerman turun secara tak terduga karena permintaan luar negeri yang lemah pada bulan Desember, tanda lain bahwa perusahaan-perusahaan di negara dengan ekonomi terbesar Eropa tersebut sedang berjuang dengan perlambatan ekonomi dunia dan perselisihan perdagangan.

Penurunan perusahaan pengembang gim Prancis Ubisoft menjadi yang paling menonjol dengan pelemahan 9,5% setelah pengembang gim asal AS, Electronic Arts,  memangkas prospek pendapatannya karena gim "Battlefield" terbarunya mencatat penjualan lebih rendah dari perkiraan.

Di sisi lain, saham-saham teknologi mencapai level tertinggi 3 bulan berkat kinerja kuat dari perusahaan perangkat lunak Prancis Dassault Systemes, yang melonjak 10,1% setelah pendapatan kuartal keempat melampaui perkiraan.

Tag : bursa eropa
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top