Jakarta Islamic Index Berbalik Melemah, Saham UNVR & ASII Penekan Utama

JII terpantau melemah 0,35% atau 2,52 poin ke level 724,30 pada pukul 10.15 WIB, setelah dibuka dengan penguatan 0,09% atau 0,66 poin di posisi 727,47.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 04 Februari 2019  |  10:56 WIB
Jakarta Islamic Index Berbalik Melemah, Saham UNVR & ASII Penekan Utama
Karyawan mengamati pergerakan harga saham di Profindo Sekuritas Indonesia, Jakarta, Jumat (9/11/2018). - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA – Pergerakan indeks harga saham syariah, Jakarta Islamic Index (JII), berbalik melemah pada perdagangan pagi ini, Senin (4/2/2019).

JII terpantau melemah 0,35% atau 2,52 poin ke level 724,30 pada pukul 10.15 WIB, setelah dibuka dengan penguatan 0,09% atau 0,66 poin di posisi 727,47.

Sepanjang perdagangan pagi ini, JII bergerak di level 723,86-729,01. Adapun pada perdagangan Jum’at (1/2), JII ditutup di zona merah dengan pelemahan 0,03% atau 0,2 poin di level 726,82.

Sebanyak 14 saham menguat, 13 saham melemah, dan 3 saham stagnan dari 30 saham syariah yang diperdagangkan.

Saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) dan PT Astra International Tbk. (ASII) yang masing-masing melemah 0,9% dan 0,89% menjadi penekan utama terhadap pergerakan JII pagi ini.

Sejalan dengan JII, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik melemah meskipun dibuka di zona hijau pada perdagangan hari ini.

Pada pukul 10.25 WIB, IHSG melemah 0,31% atau 13,72 poin ke level 6.524,92 dan telah bergerak pada kisaran 6.522,29-6.555,99.

Di awal perdagangan, IHSG dibuka di zona hijau dengan penguatan 2,14 poin atau 0,03% di posisi 6.540,77.

Adapun pada perdagangan Jumat (1/2), IHSG ditutup menguat 0,09% atau 5,67 poin di level 6.538,64.

Saham-saham syariah yang melemah pagi ini:

UNVR

-0,90%

ASII

-0,89%

CPIN

-0,65%

INDF

-0,96%

Saham-saham syariah yang menguat pagi ini:

TPIA

+1,74%

ANTM

+4,17%

PGAS

+1,20%

INCO

+1,32%

Sumber: Bloomberg

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Indeks Syariah

Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top