Suspensi Dibuka, Saham ARTA Merosot 22%

Sempat diberikan suspensi oleh Bursa Efek Indonesia, perdagangan saham PT Arthavest Tbk. kembali bisa diperdagangkan.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 15 Januari 2019  |  13:53 WIB
Suspensi Dibuka, Saham ARTA Merosot 22%
Pengunjung beraktivitas di samping papan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), di Jakarta, Senin (17/12/2018). - Bisnis/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA -- Sempat diberikan suspensi oleh Bursa Efek Indonesia, perdagangan saham PT Arthavest Tbk. kembali bisa diperdagangkan.

PT Bursa Efek Indonesia membuka gembok saham emiten tersebut dan kembali bisa diperdagangkan baik di pasar reguler maupun pasar tunai mulai perdagangan sesi pertama Selasa, 15 Januari 2019.

“Suspensi atas perdagangan saham PT Arthavest Tbk. [ARTA] di pasar reguler dan pasar tunai dibuka kembali mulai perdagangan sesi I tanggal 15 Januari 2019,” tulis Kadiv Pengawasan Transaksi Lidia M. Panjaitan dalam keterbukaan informasi, Selasa (15/1/2019).

Sebelumnya saham ARTA digembok oleh PT Bursa Efek Indonesia pada perdagangan 28 Desember 2018.

Suspensi tersebut sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham ARTA.

Pada perdagangan Selasa (15/1/2019) hingga pukul 13:35 WIB, saham ARTA merosot 22,9% atau 300 poin ke level harga Rp1.010 per saham. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
saham, bei

Editor : Ana Noviani
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top