Nobel Properti Kencana Incar Dana IPO Rp100 Miliar

Perusahaan properti, PT Nobel Properti Kencana (NPK) mengincar dana senilai Rp100 miliar melaku aksi penawaran umum perdana saham atau intial public offering. Rencananya, dana tersebut akan digunakan untuk mengakuisisi lahan di Nusa Penida.
Novita Sari Simamora | 10 Januari 2019 17:20 WIB
perumahan, properti

Bisnis.com, JAKARTA -- Perusahaan properti, PT Nobel Properti Kencana (NPK) mengincar dana senilai Rp100 miliar melaku aksi penawaran umum perdana saham atau intial public offering. Rencananya, dana tersebut akan digunakan untuk mengakuisisi lahan di Nusa Penida.

John Octavianus Sitorus, Head of Corporate Finance UOB Kay Hian mengatakan bahwa akan ada perusahaan properti khususnya pengembang resort yang melantai di pasar modal dengan melepas sekitar 25% modal ditempat dan disetorkan.

"Calon emiten properti ini akan mengembangkan Nusa Penida. Kebutuhan listing sekitar di bawah Rp100 miliar, untuk beli lahan pengembangan tahap awal," ungkapnya di Jakarta, Kamis (10/1/2019).

Rencana pembangunan tahap I resort di Nusa Penida membutuhkan tempo sekitar 5 tahun hingga 10 tahun, dengan nilai pengembangan Rp15 triliun hingga Rp20 triliun. 

Direktur Pollux Investasi Internasional Tbk. Leonora Dewi Susanti membenarkan bahwa Nobel Properti Kencana akan membangun resort di Nusa Penida. NPK memiliki landbank di Jakarta, Semarang dan Bali.

John menambahkan, strategi mencari dana untuk pembangunan resort tahap I di Nusa Penida oleh NPK masih dalam konsep perusahaan. Sebab, NPK ingin menjadi besar dengan cara IPO dan fokus utama NPK yakni masuk pasar modal. 

Tag : properti, emiten properti
Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top