Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Jumlah Investor Pasar Modal Ditargetkan Tumbuh 40% pada 2019

Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menargetkan pertumbuhan jumlah investor pada tahun depan mencapai 40%. Target tersebut sejalan dengan pencapaian jumlah investor tahun ini yakni 43%.
Direktur Utama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) Friderica Widyasari Dewi memberi sambutan dalam perayaan 20 tahun berdirinya KSEI, di Jakarta, Rabu (24/1)./JIBI-Felix Jody Kinarwan
Direktur Utama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) Friderica Widyasari Dewi memberi sambutan dalam perayaan 20 tahun berdirinya KSEI, di Jakarta, Rabu (24/1)./JIBI-Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA - Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menargetkan pertumbuhan jumlah investor pada tahun depan mencapai 40%. Target tersebut sejalan dengan pencapaian jumlah investor tahun ini yakni 43%.

Dari data yang dirilis KSEI, hingga 17 Desember lalu total jumlah investor di pasar modal mencapai 1,6 juta orang. Jumlah tersebut naik sebesar 43% dibandingkan pada akhir tahun lalu.

"Target standar kami ada kenaikan 40% pada tahun depanm. Tapi potensi untuk mencapai lebih dari itu sangat terbuka lebar," kata Direktur Utama KSEI Friderica Widyasari Dewi, akhir pekan lalu.

Potensi pertumbuhan jumlah investor pada tahun depan untuk lebih besar sangat terbuka. Pasalnya, oada 2019 dana Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) akan masuk ke pasar modal.

Dari program tersebut, potensi penambahan jumlah investor mencapai 4,5 juta single investor identification (SID).

"Jadi peluang pertumbuhan pada tahun depan lebih terbuka dengan adanya Tapera tersebut," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Tegar Arief
Editor : Fajar Sidik

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper