IHSG SESI I: HMSP & ASII Jadi Penopang Utama, SQMI Melonjak 24,60%

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG menguat 0,33% atau 20,35 poin ke level 6.135,84 pada akhir sesi I, meskipun dibuka di zona merah dengan pelemahan 0,11% atau 6,54 poin ke level 6.108,95.
Aprianto Cahyo Nugroho | 07 Desember 2018 12:20 WIB
Karyawan mengamati pergerakan harga saham di Profindo Sekuritas Indonesia, Jakarta, Jumat (9/11/2018). - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA – Saham HMSP dan ASII menjadi penopang utama atas penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir sesi I perdagangan hari ini, Jumat (7/12/2018).

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG menguat 0,33% atau 20,35 poin ke level 6.135,84 pada akhir sesi I, meskipun dibuka di zona merah dengan pelemahan 0,11% atau 6,54 poin ke level 6.108,95.

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak di level 6.103,18 – 6.137,41. Adapun pada perdagangan Kamis (6/12), IHSG ditutup melemah 0,29% atau 17,63 poin ke level 6.115,49.

Sebanyak 185 saham menguat, 170 saham melemah, dan 263 saham stagnan dari 618 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia siang ini.

Saham PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) dan PT Astra International Tbk. (ASII) yang masing-masing menguat 1,89% dan 2,16% menjadi penopang utama terhadap penguatan IHSG pada akhir sesi I.

Enam dari sembilan indeks sektoral IHSG melemah pada perdagangan siang ini, dipimpin sektor properti yang menguat 1,73% dan aneka industri yang naik 1,34%.

Saham WSKT (+6,67%), PWON (+4,27%), WIKA (+5,63%), dan POLL (+5,28%) menjadi penekan utama atas pelemahan sektor aneka industri siang ini.

Di sisi lain, tiga sektor melemah dan menahan penguatan IHSG lebih lanjut, didorong oelh sektor finansial yang melemah 0,2%.

Berikut perincian saham pada IHSG di akhir sesi I:

Lima saham penopang utama berdasarkan kapitalisasi pasar:

Kode

Perubahan

HMSP

+1,89%

ASII

+2,16%

BMRI

+1,34%

GGRM

+2,85%

INTP

+3,24%

Lima saham terkuat berdasarkan persentase: 

Kode

Perubahan

SQMI

+24,60%

YPAS

+22,33%

ASJT

+18,72%

KONI

+16,28%

SAPX

+13,74%

Sumber: Bloomberg

Tag : IHSG, Indeks BEI
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top