Wijaya Karya (WIKA) Emisi Perpetual Bond Pekan Ketiga Desember 2018

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. tengah dalam proses pemeringkatan surat berharga perpetual atau perpetual bond yang rencananya akan diterbitkan pada pekan ketiga Desember 2018.
M. Nurhadi Pratomo | 07 Desember 2018 02:01 WIB
/Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA— PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. tengah dalam proses pemeringkatan surat berharga perpetual atau perpetual bond yang rencananya akan diterbitkan pada pekan ketiga Desember 2018.

Sekretaris Perusahaan Wijaya Karya Puspita Anggraeni mengungkapkan perseroan telah memiliki rencana penerbitan perpetual bond dengan nilai maksimal Rp2 triliun. Skema tersebut dieksekusi untuk memenuhi rencana pendanaan perseroan.

“Jika angka itu bisa terserap semua oleh market maka rencana pendanaan jangka menengah dan panjang untuk tahun depan sudah terpenuhi dan untuk pendanaan jangka pendek akan dipenuhi dari fasilitas perbankan,” ujarnya kepada Bisnis, Kamis (6/12/2018).

Puspita menyebut penerbitan perpetual bond tersebut saat ini sudah memasuki tahap pemeringkatan dan penyusunan info memo. Pihaknya memproyeksikan emisi akan dilakukan pada minggu ketiga Desember 2018.

Sebelumnya, Direktur Utama Wijaya Karya Tumiyana mengungkapkan penggalangan dana tersebut menjadi skema pendanaan terakhir yang ditempuh tahun ini. Dana yang dihimpun akan digunakan untuk mendorong investasi di sektor energi pada kuartal I/2019.

Dia menyatakan akan tetap mengemisi perpetual bond di tengah tren kenaikan suku bunga acuan. Pasalnya, pihaknya meyakini imbal hasil dari investasi yang dilakukan perseroan akan mampu menutupi kupon dari instrumen tersebut.

“Kalau selisih poin [karena kenaikan suku bunga] 1 poin-1,5 poin tetapi turn over bisnis lebih dan menciptakan bisnis yield yang lebih baik tidak apa-apa,” paparnya

Pihaknya menyatakan penerbitan perpetual bond menjadi pengimbang investasi perseroan. Oleh karena itu, total penerbitan nantinya akan bergantung kepada investasi yang dilakukan perseroan.

Tag : wijaya karya
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top