AKSI EMITEN 4 DESEMBER: WIKA Bidik Kontrak Baru Rp70 Triliun, UNTR Siapkan Dana US$800 Juta

Sejumlah berita menjadi sorotan media massa hari ini, Selasa (4/12/2018), di antaranya mengenai target kontrak baru PT Wijaya KArya (Persero) Tbk serta belanja modal PT United Tractors Tbk untuk tahun 2019.
Aprianto Cahyo Nugroho | 04 Desember 2018 08:52 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Sejumlah berita menjadi sorotan media massa hari ini, Selasa (4/12/2018), di antaranya mengenai target kontrak baru PT Wijaya KArya (Persero) Tbk serta belanja modal PT United Tractors Tbk untuk tahun 2019.

 Berikut ringkasan topik utama di sejumlah media nasional:    

WIKA Bidik Kontrak Baru Rp70 Triliun. Emiten konstruksi, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. mengincar kontrak baru pada tahun depan senilai Rp70 triliun, naik 20,68% dari proyeksi kontrak baru hingga akhir 2018 sebesar Rp58 triliun. (Bisnis Indonesia)

UNTR Siapkan Dana US$800 Juta. Emiten konstruksi tambang dan pertambangan PT United Tractors Tbk. menganggarkan belanja modal US$800 juta pada tahun depan. Nilai itu lebih tinggi dari capital expenditure (capex) perseroan yang dialokasikan pada 2018, yaitu US$750 juta. (Bisnis Indonesia)

Group Triputra Meracik Ekspansi. Bagi Theodore Permadi Rachmat, keberhasilan dipengaruhi oleh dua hal penting, yakni kesiapan dan kesempatan. Lantas, bagaimana kesiapan Grup Triputra dalam menangkap peluang ekspansi bisnis ke depan? (Bisnis Idnonesia)

Tahun Politik Kerek INDF. Emiten ba rangbarang konsumsi, PT Indo food Sukses Makmur Tbk., memproyeksikan pertumbuhan nilai pen jualan pada tahun politik 2019 bakal lebih tinggi dari realisasi tahun ini. (Bisnis Indonesia)

ASSA Berbelanja Ribuan Armada. PT Adi Sarana Armada Tbk bersiap ekspansi pada tahun depan. Emiten ini berencana membeli 5.500 unit mobil baru. Belanja kendaraan tersebut untuk mendukung penguatan bisnis penyewaan kendaraan. (Kontan)

TOBA Meneken Perjanjian Kredit US$ 120 Juta. PT Toba Bara Sejahtra Tbk meneken perjanjian pinjaman senilai US$ 120 juta dari dua perbankan pada 29 November 2018. Kedua bank tersebut terdiri dari Bank Mandiri Tbk sebagai mandated lead arranger, agen fasilitas, agen penjamin, agen penampungan dan kreditur awal. Satu lagi yakni Bank KEB Hana Indonesia bertindak sebagai kreditur awal. (Kontan)

Bisnis MIRA Terkendala Proyek Cikampek. Riuhnya pengembangan proyek infrastruktur di jalan Tol Cikampek cukup menghambat bisnis jasa logistik PT Mitra International Resources Tbk. Akibatnya, waktu tempuh pengangkutan menjadi lebih lama. (Kontan)

 

Tag : aksi emiten
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top