Binaartha Sekuritas: Penguatan IHSG Terpatahkan, Simak Rekomendasi Saham Berikut

Binaartha Sekuritas memproyeksikan IHSG terkoreksi wajar setelah membukukan penguatan dalam perdagangan kemarin, Senin (03/12).
Mia Chitra Dinisari | 04 Desember 2018 06:03 WIB
Pelajar mengamati monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (13/9/2018). - ANTARA/Sigid Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA - Binaartha Sekuritas memproyeksikan IHSG terkoreksi wajar setelah membukukan penguatan dalam perdagangan kemarin, Senin (03/12).

Analis Muhammad Nafan Aji Gusta mengatakan terlihat pola bearish pin bar yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area support.

Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada level 6.094,275 hingga 6.070,230.

Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range pada 6.149,833 hingga 6.181,346.

Berdasarkan indikator, MACD berada di area positif. Namun demikian, Stochastic dan RSI sudah menunjukkan overbought. 

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.

*BBCA, Daily (25800) (RoE: 16.64%; PER: 25.76x; EPS: 1011.37; PBV: 4.29x; Beta: 1.09):* Terlihat pola bearish pin bar yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan harga saham. “Sell on Strength” pada area 26000 – 26300, dengan target harga di level 25400. Resistance: 27000.

*BRIS, Daily (535) (RoE: 3.95%; PER: 25.97x; EPS: 20.99; PBV: 1.03x; Beta: N/A):* Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 525 – 540, dengan target harga secara bertahap di level 550, 575, 605 dan 630. Support: 520.

*INDY, Daily (1865) (RoE: 12.21%; PER: 4.35x; EPS: 428.68; PBV: 0.53; Beta: 2.35):* Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 1820 – 1880, dengan target harga secara bertahap di 1930 dan 1970. Support: 1780.

*SSMS, Daily (1195) (RoE: 10.85%; PER: 23.72x; EPS: 50.59; PBV: 2.58x; Beta: 1.41):* Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 1180 – 1200, dengan target harga secara bertahap di level 1225 dan 1270. Support: 1160.

*TRAM, Daily (150) (RoE: 2.35%; PER: 57.00x; EPS: 2.67; PBV: 1.34x; Beta: -0.31):* Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola tweezer bottom candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level level 148 – 152, dengan target harga secara bertahap di level 158 dan 173. Support: 140.

*UNTR, Daily (28600) (RoE: 21.32%; PER: 8.75x; EPS: 3269,13; PBV: 1.88x; Beta: 0.73):* Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 27600 – 28700, dengan target harga di level 29400. Support: 27300.



Tag : IHSG
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top