Penyelesain Utang, Waskita Karya (WSKT) Bakal Divestasi 18 Ruas Tol

PT Waskita Karya (Persero) Tbk. telah menyiapkan sejumlah skema untuk penyelesaian utang berbunga yang dimiliki perseroan salah satunya dengan mendivestasi 18 ruas tol perseroan.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 03 Desember 2018  |  20:38 WIB
Penyelesain Utang, Waskita Karya (WSKT) Bakal Divestasi 18 Ruas Tol
Pekerja menyelesaikan pembangunan jalan tol Bekasi-Cawang-Kampung-Melayu (Becakayu) yang dikerjakan oleh PT Waskita Karya Tbk. (Persero) di Jakarta, Senin (17/4). - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com,JAKARTA— PT Waskita Karya (Persero) Tbk. telah menyiapkan sejumlah skema untuk penyelesaian utang berbunga yang dimiliki perseroan salah satunya dengan mendivestasi 18 ruas tol perseroan.

Direktur Utama Waskita Karya I Gusti Ngurah Putra menyampaikan, terdapat tiga jenis utang yang dimiliki yakni project financing, corporate cash loan, dan kredit investasi. Total utang berbunga yang dimiliki emiten berkode saham WSKT itu saat ini Rp61,71 triliun. “Utang-utang ini terbesar untuk jalan tol, sebagian besar untuk jalan tol yang bersifat turn key,” jelasnya.

Putra menjelaskan bahwa salah satu strategi yang ditempuh untuk membayar utang berbunga perseroan yakni divestasi tol. Opsi itu ditempuh mengingat perseroan hanya membangun jalan tol bukan sebagai operator. “[Bukan operator] tetapi sebagai developer. Semua tol WSKT mau didivestasi sebanyak 18 ruas,” paparnya.

Dia menambahkan divestasi akan dilakukan secara bertahap. Menurutnya, pelepasan aset tersebut akan dimulai pada tahun depan. “Tahun ini mungkin enggak ada karena sudah Desember,” imbuhnya.

Secara detail, Director of Finance and Strategy Waskita Karya Haris mengungkapkan telah memiliki skema penyelesaian untuk tiap jenis utang. Untuk utang project financing Rp7,247 triliun, penyelesaian akan berasal dari pembayaran proyek turn key yang akan cair Rp20 triliun pada 2018 dan Rp20 triliun pada 2019.

Selanjutnya, terkait dengan utang corporate cash loan Rp44,45 triliun senilai, WSKT masih memiliki tagihan kepada Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) senilai Rp7,2 triliun. Pembayaran yang masuk dari LMAN akan digunakan untuk membayar dana pembebasan lahan yang sebelumnya ditanggung perseroan.

Adapun, untuk kredit investasi Rp10,01 triliun, perseroan tengah memroses divestasi sejumlah ruas tol.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
waskita karya, kinerja emiten

Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top