TOP LOSERS 29 NOVEMBER: Saham Tunas Alfin Merosot 22,8 Persen

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), harga saham emiten bersandi TALF tersebut memimpin pelemahan saham (top loser) setelah ditutup melemah 22,80% atau 88 poin ke level Rp298 per lembar saham.
Aprianto Cahyo Nugroho | 29 November 2018 19:24 WIB
Karyawan melintas di dekat monitor Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (16/10/2018). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA – Harga saham PT Tunas Alfin Tbk. membukukan penurunan terdalam pada perdagangan hari ini, Kamis (29/11/2018).

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), harga saham emiten bersandi TALF tersebut memimpin pelemahan saham (top loser) setelah ditutup melemah 22,80% atau 88 poin ke level Rp298 per lembar saham.

Menempati posisi terlemah berikutnya adalah saham PT Bank Artos Indonesia Tbk. (ARTO) yang ditutup melemah 21,74% atau 40 poin ke level Rp144 per lembar saham.

Sementara itu, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 1,93% atau 115,92 poin ke level 6.107,17, setelah dibuka di zona hijau dengan penguatan 0,66% atau 39,49 poin ke level 6.030,74.

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG terus bergerak di zona hijau di kisaran 6.029,66-6.107,17. Adapun pada perdagangan Rabu (28/11/2018), IHSG ditutup melemah 0,37% atau 22,34 poin ke level 5.991,25.

Dari 618 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), sebanyak 256 saham menguat, 139 saham melemah, dan 223 saham stagnan.

Saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) dan PT HM Sampoerna Tbk. (HMSP) yang masing-masing menguat 2,95% dan 3,05% menjadi penopang utama terhadap penguatan IHSG hari ini.

Seluruh sembilan sektor menetap di zona hijau, dengan dorongan utama dari sektor properti yang menguat 2,90%, disusul sektor konsumer yang naik 2,87%.

Saham apa saja yang menjadi top losers dalam perdagangan Bursa Efek Indonesia hari ini? Berikut rinciannya:

Kode

Harga (Rp)

(%)

TALF

298

-22,80

ARTO

144

-21,74

HDTX

160

-17,10

TFCO

480

-16,52

VPAS

482

-13,93

Sumber: BEI

Tag : top losers
Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top