Binaartha Sekuritas: IHSG Kembali Terancam Melemah

Binaartha Sekuritas memproyeksikan IHSG kembali bergerak di zona merah, pascaditutup melemah dalam perdagangan kemarin.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 29 November 2018  |  05:55 WIB
Binaartha Sekuritas: IHSG Kembali Terancam Melemah
Karyawan mengamati pergerakan harga saham di Profindo Sekuritas Indonesia, Jakarta, Jumat (9/11/2018). - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA - Binaartha Sekuritas memproyeksikan IHSG kembali bergerak di zona merah, pascaditutup melemah dalam perdagangan kemarin.

Analis Muhammad Nafan Aji Gusta mengatakan hal tersebut tampak dari pola downward bar yang mengindikasikan adanya potensi pelemahan lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area support.

Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada level 5.974,429 hingga 5.963,612.

Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range pada 6017.979 hingga 6044.713. Berdasarkan indikator, MACD berada di area positif. Namun demikian, Stochastic sudah membentuk pola dead cross di area overbought. 

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.

*AALI, Daily (10775) (RoE: 7.72%; PER: 13.66x; EPS: 788.72; PBV: 1.07x; Beta: 0.66):* Fase akumulasi akan terbentuk dalam rangka pembentukkan pola uptrend ke depannya. “Akumulasi Beli” pada area level 10700 – 10800, dengan target harga secara bertahap di level 10925, 11300 dan 11650. Support: 10650 & 10550.

*ASRI, Daily (314) (RoE: 9.09%; PER: 7.22x; EPS: 43.47; PBV: 0.66x; Beta: 1.67):* Saat ini bahwa pergerakan harga bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Accumulative Buy” pada level 276 – 280, dengan target harga secara bertahap di level 322, 328 dan 336. Support: 308 & 298.

*BSDE, Daily (1270) (RoE: 2.65%; PER: 30.52x; EPS: 41.61; PBV: 0.81x; Beta: 1.59):* Saat ini bahwa pergerakan harga bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola bullish hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 1250 – 1280, dengan target harga secara bertahap di level 1330, 1360 dan 1510. Support: 1220 & 1160.

*SSMS, Daily (1200) (RoE: 10.85%; PER: 23.72x; EPS: 50.59; PBV: 2.58x; Beta: 1.41):* Terlihat pola bullish hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 1180 – 1200, dengan target harga secara bertahap di level 1225 dan 1270. Support: 1160.

*TLKM, Daily (3720) (RoE: 17.28%; PER: 19.43x; EPS: 191.48; PBV: 3.35x; Beta: 0.78):* Pergerakan harga akan menguji ke garis MA 60 terlebih dahulu sebelum rebound. “Buy on Weakness” pada area 3650 – 3690, dengan target harga secara bertahap di level 3890, 4210 dan 4530. Support: 3650 & 3570.

*TRAM, Daily (152) (RoE: 2.35%; PER: 57.00x; EPS: 2.67; PBV: 1.34x; Beta: -0.31):* Terlihat pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level level 150 – 154, dengan target harga secara bertahap di level 159 dan 166. Support: 140.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup