Mirae Asset Sekuritas Indonesia: Harga SUN akan Melanjutkan Kenaikan

Mirae Asset Sekuritas Indonesia memperkirakan secara umum harga Surat Utang Negara (SUN) di pasar sekunder akan melanjutkan peningkatan dan yield kembali menurun pada perdagangan Senin (26/11/2018).
Emanuel B. Caesario | 26 November 2018 10:05 WIB
Ilustrasi Surat Utang Negara

Bisnis.com, JAKARTA -- Mirae Asset Sekuritas Indonesia memperkirakan secara umum harga Surat Utang Negara (SUN) di pasar sekunder akan melanjutkan peningkatan dan yield kembali menurun pada perdagangan Senin (26/11/2018).

Analis Fixed Income Mirae Asset Sekuritas Indonesia Dhian Karyantono mengatakan bahwa berlanjutnya kenaikan harga SUN di pasar sekunder masih didasari oleh pergerakan lagging kenaikan harga obligasi Indonesia atau penurunan imbal hasil obligasi Indonesia terhadap tren penurunan harga minyak mentah dunia sejauh ini.

Apalagi, penurunan harga minyak mentah dunia kembali berlanjut setelah pada perdagangan terakhir harga minyak mentah dunia kategori WTI anjlok 7,71% ke level $50,42 per barel sedangkan kategori Brent anjlok 6,07% ke level $58,8 per barel.

Selain itu, tambahan sentimen positif bagi harga SUN di pasar sekunder berasal dari perkembangan Brexit. Spanyol, yang awalnya dikhawatirkan dapat menggagalkan draf kesepakatan Brexit akibat sengketa Gibraltar, akhirnya menyetujui kesepakatan awal Brexit pada akhir pekan lalu.

"Untuk beberapa seri yang tergolong likuid, kami menyarankan investor untuk merealisasikan profit beberapa seri seperti FR0064, FR0077, FR0078, FR0072, dan FR0075 (didasarkan pada kondisi current price yang sudah jauh di atas fair price) untuk kemudian melakukan pembelian beberapa seri seperti FR0063 dan FR0065," paparnya dalam riset harian, Senin (26/11).

Sementara itu, lanjut Dhian, rekomendasi buy juga diberikan untuk beberapa seri seperti FR0073, FR0058, FR0074, FR0068, FR0067, dan FR0076. Meski seri-seri tersebut cenderung tidak likuid, tetapi yield yang ditawarkan menarik untuk dikoleksi.

Berikut proyeksi rentang pergerakan harga dan imbal hasil seri-seri acuan SUN hari ini [harga (yield)]:

FR0063 (15 Mei 2023): 91,40 (7,95%) - 91,90 (7,81%)
FR0064 (15 Mei 2028): 88,40 (7,89%) - 88,80 (7,82%)
FR0065 (15 Mei 2033): 86,70 (8,21%) - 87,20 (8,15%)
FR0075 (15 Mei 2038): 92,00 (8,34%) - 92,60 (8,30%)

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diperkirakan bergerak di kisaran Rp14.513-Rp14.573 dengan kecenderungan menguat.

Tag : surat utang negara
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top