JII Ditutup Melemah, UNTR & PTBA Jadi Penekan Utama

JII ditutup melemah 0,35% atau 2,33 poin ke level 667,80, setelah dibuka tergelincir di zona merah dengan pelemahan tipis 0,03% atau 0,21 poin di posisi 669,92.
Aprianto Cahyo Nugroho | 26 November 2018 18:34 WIB
Ilustrasi - Bisnis/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks harga saham syariah, Jakarta Islamic Index (JII), ditutup di zona merah pada akhir perdagangan hari ini, Senin (26/11/2018)l meskipun IHSG menguat.

JII ditutup melemah 0,35% atau 2,33 poin ke level 667,80, setelah dibuka tergelincir di zona merah dengan pelemahan tipis 0,03% atau 0,21 poin di posisi 669,92.

Sepanjang perdagangan hari ini, JII bergerak di level 663,74-671,12. Adapun pada perdagangan Jumat (23/11), JII mampu berakhir menguat 0,32% atau 2,10 poin di level 670,13.

Sebanyak 14 saham menguat, 14 saham melemah, dan 2 saham stagnan dari 30 saham syariah yang diperdagangkan.

Saham PT United Tractors Tbk. (UNTR) yang melemah 3,69% menjadi penekan utama terhadap pelemahan JII, diikuti saham PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk. (PTBA) yang melemah 8,58.

Berbanding terbalik dengan JII, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,28% atau 16,58 poin di level 6.022,78, meskipun sempat dibuka di zona merah dengan pelemahan 0,14% atau 8,47 poin k elevel 5.997,73.

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak fluktuatif di level 5.990,98 – 6.025,99. Adapun pada perdagangan Jumat pekan lalu, (22/11/2018), IHSG ditutup menguat 0,26% atau 15,39 poin ke level 6.006,20.

Dari 616 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), sebanyak 165 saham menguat, 229 saham melemah, dan 222 saham stagnan.

Empat dari sembilan sektor menetap di teritori positif, dipimpin industri dasar yang menguat 1,63%. Adapun sektor tambang yang melemah 2,65% memimpin koreksi di empat sektor lainnya sekaligus membatasi penguatan IHSG hari ini.

 

Saham-saham syariah yang melemah:

UNTR

-3,69%

PTBA

-8,58%

ASII

-0,89%

PGAS

-2,53%

Saham-saham syariah yang menguat:

KLBF

+2,88%

INTP

+2,71%

WIKA

+7,64%

TPIA

+0,96%

Sumber: Bloomberg

Tag : indeks syariah
Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top