Kurs Jisdor Menguat ke 14.592, Rupiah Kembali Terdepresiasi di Pasar Spot

Data yang diterbitkan Bank Indonesia pagi ini menempatkan kurs referensi Jisdor di level Rp14.592 per dolar AS, menguat 26 poin atau 0,18% dari posisi Rp14.618. pada Rabu (21/11).
Aprianto Cahyo Nugroho | 22 November 2018 11:00 WIB
Ilustrasi - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA - Kurs rupiah menyentuh posisi Rp14.592 per dolar AS berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, Kamis (22/11/2018).

Data yang diterbitkan Bank Indonesia pagi ini menempatkan kurs referensi Jisdor di level Rp14.592 per dolar AS, menguat 26 poin atau 0,18% dari posisi Rp14.618. pada Rabu (21/11).

Sementara itu, berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau kembali melemah 2,5 poin atau 0,02% ke level Rp14.605 per dolar AS pada pukul 10.32 WIB.

Rupiah sebelumnya dibuka dengan pelemahan sebesar 1 poin atau 0,01% di level Rp14.604 per dolar AS, dan sempat menguat 20 poin ke level Rp14.583 per dolar AS.

Adapun pada perdagangan Rabu (21/11), nilai tukar rupiah berakhir melemah 0,1% atau 15 poin di level Rp14.603 per dolar AS.

Sepanjang perdagangan pagi ini, rupiah bergerak di kisaran Rp14.583-Rp14.607 per dolar AS.

Sementara itu, pergerakan indeks dolar Amerika Serikat (AS) yang melacak pergerakan mata uang dolar terhadap sejumlah mata uang utama dunia, pagi ini terpantau melemah 0,08% atau 0,08 poin ke level 96,632 pada pukul 10.30 WIB.

Sebelumnya, indeks dolar AS dibuka menguat tipis 0,003 poin k elevel 96,715, setelahpada perdagangan Rabu (21/11) ditutup melemah 0,124 poin atau 0,13% ke level 96,712.

Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor/Rupiah)

22 November

14.592

21 November

14.618

19 November

14.584

16 November

14.594

15 November

14.764

Sumber: Bank Indonesia

Tag : jisdor
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top