OSO Sekurtitas: Rekomendasi Beli 3 Saham Bank BUMN

OSO Sekuritas memperkirakan IHSG berpeluang menguat dengan pergerakan pada hari Kamis ini (22/11/2018) pada kisaran 5.926-6.036.
Fajar Sidik | 22 November 2018 09:31 WIB
Karyawan berjalan melintasi layar informasi Indeks harga saham gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (6/9/2018). - Reuters/Willy Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA - OSO Sekuritas memperkirakan IHSG berpeluang menguat dengan pergerakan pada hari Kamis ini (22/11/2018) pada kisaran 5.926-6.036.

Pada perdagangan kemarin (21/11), IHSG ditutup melemah sebesar 0,06 ke level 5,948.05. Delapan dari sepuluh indeks sektoral berakhir dalam zona merah, dimana sektor Pertambangan dan Perkebunan memimpin pelemahan masing-masing sebesar 3,57% dan 1,58%. Adapun saham yang menjadi pemberat  indeks diantaranya: BBRI, BMRI, UNTR, BBCA, ADRO

Penurunan pada indeks disebabkan oleh pelemahan cukup besar yang terjadi terhadap emiten pertambangan batubara, tercatat saham ADRO turuh sebesar 11,78%, INDY melemah 10,29% dan ITMG merosot 9,08%. Adapun pelemahan tersebut dikarenakan turunnya harga batubara kebawah level US$100 per ton, hal ini merespon adanya kabar bahwa China sebagai importir batubara terbesar telah menetapkan pembatasan dan penundaan custom clearence bagi batubara impor.

Pelaku pasar asing mhembukukan aksi jual bersih (Netsell) sebesar Rp 587 miliar Nilai tukar rupiah terdepresiasi sebesar 0,10% ke level 14,603

Sementara itu, indeks utama bursa Wall St ditutup flat diakhir perdagangan kemarin (21/11). Indeks Dow Jones Stagnan di level 24,464, S&P naik 0.30% ke level 2,649, dan Nasdaq menguat 0.92% ke level 6,972.

Pergerakan indeks sedikit datar dengan mayoritas berada dalam zona hijau. Salah satu sentimen penggerak yakni reboundnya harga minyak mentah yang turut mendorong sektor energy S&P. Minyak rebound dikarenakan rilisnya data API Crude oil stock change per 16 Nov yang dilaporkan turun sebesar 1.5 juta barel yang menandakan masih kuatnya permintaan.

Adapun data yang rilis pada perdagangan semalam diantaranya data initial jobless claims per 17 Nov sebesar 224k atau lebih tinggi dibandingkan periode sebelumnya yang sebesar 221k, kemudian data Durable Goods Orders bulan Oktober (MoM) turun -4.4% dimana penurunan ini lebih besar dibandingkan sebelumnya yakni -0.1%. Kedua data negatif tersebut menjadi salah satu penahan atas pergerakan indeks semalam.

IHSG ditutup melemah sebesar 0.95% ke level 5,948. IHSG ditutup candle bullish setelah sempat menyentuh support dynamic dengan indikator Stochastic di rasio 71%, MACD line masih bergerak bullish dengan volume meningkat. Kami perkirakan IHSG berpeluang menguat dengan pergerakan di kisaran 5,926 - 6,036.

Rekomendasi saham hari ini:

BBRI: Recommendation : Buy
Target Price : 3.470
Support : 3.350
Cutloss : 3.340

BBTN: Recommendation : Buy
Target Price : 2.460
Support : 2.330
Cutloss : 2.320

BMRI: Recommendation : Buy
Target Price : 7.325
Support : 7.125
Cutloss : 7.100

BSDE: Recommendation : Buy
Target Price : 1.280
Support : 1.215
Cutloss : 1.210

PTPP: Recommendation : Buy
Target Price : 1.605
Support : 1.510
Cutloss : 1.505

TLKM: Recommendation : Buy
Target Price : 4.080
Support : 3.900
Cutloss : 3.890

Tag : rekomendasi saham
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top