Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tahun Depan, BEI Incar Cucu BUMN & BPD Untuk IPO

Bursa Efek Indonesia (BEI) akan menyasar perusahaan pelat merah baik nasional maupun lokal untuk dijadikan perusahaan tercatat tahun depan.
Tegar Arief
Tegar Arief - Bisnis.com 21 November 2018  |  14:26 WIB
Karyawan melintas di dekat monitor Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (16/10/2018). - JIBI/Nurul Hidayat
Karyawan melintas di dekat monitor Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (16/10/2018). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) akan menyasar perusahaan pelat merah baik nasional maupun lokal untuk dijadikan perusahaan tercatat tahun depan.

Peneliti Senior Bidang Ekonomi BEI Poltak Hotradero mengatakan, perusahaan tersebut antara lain cucu badan usaha milik negara (BUMN), badan usaha milik daerah (BUMD), dan Bank Pembangunan Daerah (BPD).

Menurutnya, banyak BPD telah mendapatkan teguran dari Bank Indonesia karena modal yang minim. Di sisi lain, BPD tidak memiliki rencana untuk menambah amunisi sehingga modal hanya pas-pasan.

"IPO menjadi salah satu pilihan terbaik bagi BPD itu untuk mendapatkan modal tambahan. Cucu BUMN juga butuh pendanaan jangka panjang, sehingga peluangnya sangat besar dan kami akan fokus di sana," kata dia di Jakarta, Rabu (21/11/2018).

Poltak menambahkan, tahun ini jumlah perusahaan yang melakukan penawaran umum perdana saham alias initial public offering (IPO) memang cukup banyak. Namun tidak seluruh perusahaan mencatatkan nilai emisi yang tinggi.

Sejumlah perusahaan bahkan hanya mengincar dana mini yakni pada kisaran Rp20 miliar hingga Rp50 miliar dari penawaran umum perdana saham. "Ini tidak mungkin kita tolak juga. Tapi kami ingin perusahaan yang lebih berbobot," ujarnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pasar modal ipo
Editor : Riendy Astria

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top