Binaartha Sekuritas: Akhir Pekan, Reli Penguatan IHSG Masih Lanjut

Binaartha Sekuritas mengindikasikan adanya potensi penguatan lanjutan pada pergerakan IHSG yang berpeluang menuju ke area resistance.
Mia Chitra Dinisari | 16 November 2018 06:46 WIB
Pengunjung berada di dekat papan elektronik yang menampilkan perdagangan harga saham, di Jakarta, Senin (10/9/2018). - JIBI/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA - Binaartha Sekuritas mengindikasikan adanya potensi penguatan lanjutan pada pergerakan IHSG yang berpeluang menuju ke area resistance.

Analis Muhammad Nafan Aji Gusta mengatakan hal itu terlihat dari pola long white body candle yang muncul pascapenguatan indeks kemarin.

Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada level 5.903,832 hingga 5.851,929.

Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range pada 5.984.018 hingga 6012.301.

Berdasarkan indikator, MACD berada di area positif. Sementara itu, Stochastic dan RSI mendekati area overbought. 

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.

*ANTM, Daily (670) (RoE: 3.62%; PER: 23.34x; EPS: 28.70; PBV: 0.85x; Beta: 0.66):* Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 660 – 680, dengan target harga secara bertahap di level 690 dan 700. Support: 660 & 650.

*BNGA, Daily (865) (RoE: 8.83%; PER: 6.23x; EPS: 138.79; PBV: 0.55x; Beta: 1.68):* Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area 850 – 870, dengan target harga di level 900. Support: 840.

*BWPT, Daily (162) (RoE: -6.00%; PER: -14.04x; EPS: -11,25; PBV: 0.84x; Beta: 1.82):* Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish engulfing line candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level level 152 - 162, dengan target harga secara bertahap di level 164 dan 174. Support: 152 & 146.

*DOID, Daily (760) (RoE: 17.78%; PER: 12.39x; EPS: 60.96; PBV: 2.19x; Beta: 2.75):* Terlihat pola bullish pin bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada level 720 – 760, dengan target harga secara bertahap di level 785, 830, 940 dan 1050. Support: 720 & 695.

*ELSA, Daily (340) (RoE: 8.91%; PER: 8.33x; EPS: 40.33; PBV: 0.74x; Beta: 0.72):* Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola tweezer bottom candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 332 – 342, dengan target harga secara bertahap di level 350, 360, 404, 448 dan 490. Support: 318.

*GJTL, Daily (600) (RoE: -5.52%; PER: -6.88x; EPS: -87.16; PBV: 0.38x; Beta: 2.44):* Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Accumulative Buy” pada area level 590 - 600, dengan target harga secara bertahap di level 615, 625, 665, 705 dan 750. Support: 580.

Tag : IHSG
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top