Saham HMSP & UNVR Penekan Utama IHSG, KONI Melemah Paling Tajam di Sesi I

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG melemah 1,45% atau 86,68 poin ke level 5.890,12 pada akhir sesi I, setelah dibuka di zona merah dengan pelemahan 0,71% atau 42,63 poin ke level 5.934,18.
Aprianto Cahyo Nugroho | 09 November 2018 13:30 WIB
Karyawan melintas di bawah layar monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (13/9/2018). - ANTARA/Sigid Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA – Saham HMSP & UNVR menjadi penekan utama pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir sesi I perdagangan hari ini, Jumat (9/11/2018).

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG melemah 1,45% atau 86,68 poin ke level 5.890,12 pada akhir sesi I, setelah dibuka di zona merah dengan pelemahan 0,71% atau 42,63 poin ke level 5.934,18.

Sepanjang perdagangan sesi I hari ini, IHSG bergerak di level 5.885,83 – 5.936,03.

Adapun pada perdagangan Kamis (8/11), IHSG ditutup menguat 0,62% atau 36,92 poin ke posisi 5.976,81.

Sebanyak 98 saham menguat, 247 saham melemah, dan 269 saham stagnan dari 614 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, Jumat siang.

Saham PT HM Sampoerna Tbk. (HMSP) dan PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) yang masing-masing melemah 6,07% dan 3,96% menjadi penekan utama terhadap pelemahan IHSG di akhir sesi  I.

Seluruh sembilan indeks sektoral IHSG melemah dan menyeret indeks ke zona merah, dipimpin sektor konsumer yang merosot 3,55% dan industry dasar yang melemah 1,45%.

Saham HMSP (-6,07%), UNVR (-3,96%), GGRM (-3,06%), dan INDF (-3,35%) menjadi penekan utama atas pelemahan sektor konsumer pada indeks sektoral IHSG siang ini.

Berikut perincian saham pada IHSG di akhir sesi I:

Lima saham penekan utama berdasarkan kapitalisasi pasar:

Kode

Perubahan

HMSP

-6,07%

UNVR

-3,96%

BMRI

-3,67%

BBRI

-2,03%

TLKM

-1,50%

Lima saham terlemah berdasarkan persentase: 

Kode

Perubahan

KONI

-16,67%

SATU

-13,75%

JKSW

-8,96%

LPLI

-8,47%

BKSW

-7,89%

Sumber: Bloomberg

Tag : IHSG, Indeks BEI
Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top