Emiten Peritel Jaga Kenaikan Omzet, BIRD Ditopang Ekspansi Organik

Berita mengenai kinerja pendapatan dan laba emiten peritel serta kenaikan laba bersih PT Blue Bird Tbk menjadi sorotan media nasional hari ini, Jumat (9/11/2018).
Aprianto Cahyo Nugroho | 09 November 2018 09:04 WIB
Sebanyak 430 mobil sedan dari Blue Bird terparkir rapi di Lapangan Lagoon, Nusa Dua untuk mengantar tamu kenegaraan IMF-WB 2018. - BISNIS.COM/ Ni Putu Eka Wiratmini

Bisnis.com, JAKARTA – Berita mengenai kinerja pendapatan dan laba emiten peritel serta kenaikan laba bersih PT Blue Bird Tbk menjadi sorotan media nasional hari ini, Jumat (9/11/2018).

Berikut rincian topik utama di sejumlah media nasional:

Emiten Peritel Jaga Kenaikan Omzet.  Mayoritas emiten peritel melanjutkan kinerja pendapatan dan laba yang positif sepanjang 9 bulan pertama 2018 kendati daya beli masyarakat belum sepenuhnya pulih dan nilai tukar rupiah cenderung tertekan.

BIRD Ditopang Ekspansi Organik. Sepanjang Januari—September 2018, PT Blue Bird Tbk. mencetak kenaikan laba bersih 10,77% year-on-year terdorong ekspansi organik yang didorong oleh emiten penyedia jasa transportasi itu. (Bisnis Indonesia)

Laris Manis, Inalum Kantongi US$4 Miliar. PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) mengantongi dana hasil emisi obligasi global senilai US$4 miliar. Pada masa penawaran, total permintaan investor mencapai US$20,4 miliar. (Bisnis Indonesia)

Kerugian AirAsia Kuartal III Membengkak. Kinerja keuangan PT Airasia Indonesia Tbk (CMPP) selama sembilan bulan tahun ini masih kurang memuaskan. Pendapatan perusahaan ini relatif stagnan, bahkan turun 1% menjadi Rp 2,9 triliun. (Kontan)

Beli Mesin Baru, HKMU Sediakan Capex Rp 90 Miliar. PT HK Metals Tbk (HKMU) bertekad terus mendongkrak kinerja tahun depan. Untuk itu, perusahaan manufaktur barang metal dan baja ini menargetkan bisa memenuhi permintaan ekspor alumium ekstruksi dari Amerika Serikat dan Belanda. (Kontan)

MPMX Menyetop Bisnis Diler Mobil Nissan dan Datsun. PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) menutup lini bisnis diler mobil. Perusahaan perdagangan ini melalui anak usahanya, PT Mitra Pinasthika Mustika Auto (MPMAuto) mengakhiri kerja sama dengan PT Nissan Motor Distribusi Indonesia sejak 5 November 2018. (Kontan)

Tag : aksi emiten
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top