Binaartha Sekuritas: IHSG Masih Berisiko Terkoreksi Wajar

Binaartha Sekuritas masih memproyeksikan IHSG berisiko terkoreksi wajar meski ditutup menguat dalam perdagsngan kemarin.
Mia Chitra Dinisari | 08 November 2018 06:09 WIB
Karyawan melintas di dekat monitor Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (16/10/2018). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA - Binaartha Sekuritas masih memproyeksikan IHSG berisiko terkoreksi wajar meski ditutup menguat dalam perdagsngan kemarin.

Analis Muhammad Nafan Aji Gusta mengatakan terlihat pola downward bar yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area support.

Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada level 5.904,814 hingga 5.869,743.

Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range pada 5.961,283 hingga 5.982,681.

Berdasarkan indikator, MACD sudah berhasil menembus di area positif. Namun demikian, Stochastic dan RSI sudah menunjukkan overbought atau jenuh beli. 

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.

*BWPT, Daily (167) (RoE: -6.00%; PER: -14.75x; EPS: -11,25; PBV: 0.89x; Beta: 1.8):* Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level level 164 - 168, dengan target harga secara bertahap di level 174, 184, 190, 220, 250 dan 280. Support: 160.

*ICBP, Daily (8725) (RoE: 20.38%; PER: 21.97x; EPS: 397.15; PBV: 4.46x; Beta: 1.11):* Pergerakan harga sudah menguji pada garis MA 200 sehingga diharapkan agar potensi rebound terbuka lebar. “Buy on Weakness” pada area level 8600 – 8700, dengan target harga secara bertahap di level 8800, 9250 dan 9700. Support: 8600 & 8450.

*INDF, Daily (5725) (RoE: 7.63%; PER: 13.40x; EPS: 427.27; PBV: 1.02x; Beta: 0.88):* Fase akumulasi mulai terlihat dalam rangka pembentukkan pola uptrend. “Akumulasi Beli” pada area level level 5625 – 5725, dengan target harga secara bertahap di level 5775, 6350 dan 6650. Support: 5625 & 5500.

*ITMG, Daily (24250) (RoE: 21.67%; PER: 8.99x; EPS: 2696.30; PBV: 2.00x; Beta: 0.70):* Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 23850 – 24350, dengan target harga secara bertahap di level 25625, 26900, 28500, 32250 dan 36000. Support: 23850 & 21000.

*JSMR, Daily (4090) (RoE: 12.24%; PER: 12.61x; EPS: 323.52; PBV: 1.53x; Beta: 0.97):* Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 4070 – 4100, dengan target harga secara bertahap di level 4180, 4290, 4370, 4750, 5125 dan 5500. Support: 4000.

*SSMS, Daily (1260) (RoE: 19.01%; PER: 19.01x; EPS: 68.38; PBV: 2.78x; Beta: 1.44):* Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola tweezer bottom candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 1250 – 1270, dengan target harga secara bertahap di level 1300, 1340 dan 1375. Support: 1225.

Tag : IHSG
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top