Binaartha Sekuritas: Investor Jenuh Beli, IHSG Berisiko Terkoreksi

Binaartha Sekuritas memproyeksikan IHSG kemungkinan bisa terkoreksi wajar pascamenguat sejak awal pekan ini.
Mia Chitra Dinisari | 07 November 2018 05:09 WIB
Karyawan melintas di bawah layar monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (13/9/2018). - ANTARA/Sigid Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA - Binaartha Sekuritas memproyeksikan IHSG kemungkinan bisa terkoreksi wajar pascamenguat sejak awal pekan ini.

Analis Muhammad Nafan Aji Gusta mengatakan hal itu terlihat dari pola bearish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area support.

Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada level 5.895,007 hingga 5.866,084.

Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range pada 5.956,409 hingga 5.988,888.

Berdasarkan indikator, MACD sudah berhasil menembus di area positif. Namun demikian, Stochastic dan RSI sudah menunjukkan overbought atau jenuh beli. 

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.

*ANTM, Daily (680) (RoE: 3.62%; PER: 24.04x; EPS: 28.70; PBV: 0.87x; Beta: 0.66):* Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan sebelumnya terlihat pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 670 – 680, dengan target harga secara bertahap di level 700, 730, dan 820. Support: 660.

*ERAA, Daily (1605) (RoE: 18.05%; PER: 6.05x; EPS: 265.21; PBV: 1.09x; Beta: 0.7):* Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish pin bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 1590 – 1610, dengan target harga secara bertahap di level 1650 dan 1730. Support: 1430.

*GJTL, Daily (620) (RoE: -5.52%; PER: -7.11x; EPS: -87.16; PBV: 0.39x; Beta: 2.44):* Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Accumulative Buy” pada area level 610 - 620, dengan target harga secara bertahap di level 635, 645, 665, 705 dan 750. Support: 610 & 600.

*KLBF, Daily (1335) (RoE: 16.68%; PER: 24.79x; EPS: 51.84; PBV: 4.13x; Beta: 0.98):* Fase akumulasi masih terlihat dalam rangka pembentukkan pola uptrend. “Akumulasi Beli” pada area level 1325 – 1335, dengan target harga secara bertahap di level 1350, 1430 dan 1510. Support: 1315.

*SSMS, Daily (1300) (RoE: 19.01%; PER: 19.01x; EPS: 68.38; PBV: 2.78x; Beta: 1.44):* Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 1265 – 1300, dengan target harga secara bertahap di level 1340 dan 1375. Support: 1265 & 1225.

*WEGE, Daily (224) (RoE: 18.99%; PER: 5.59x; EPS: 40.11; PBV: 1.06x; Beta: N/A):* Fase akumulasi masih terlihat dalam rangka pembentukkan pola uptrend. “Accumulative Buy” pada area level 220 – 224, dengan target harga secara bertahap di level 228, 238, 252, 284 dan 314. Support: 200 & 214.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top