AKSI EMITEN: GIAA Optimistis Tekan Kerugian, Emiten Logam emakin Mengilap

Berita mengenai mengenai optimisme PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk menekan kerugian menjadi sorotan media massa hari ini, Selasa (6/11/2018).
Aprianto Cahyo Nugroho | 06 November 2018 09:08 WIB
Petugas Garuda Indonesia Maintenance Facilities (GMF AeroAsia) memeriksa hidrolik pesawat Garuda Indonesia Boeing 777 - 300ER. - Antara/Muhammad Iqbal

Bisnis.com, JAKARTA – Berita mengenai mengenai optimisme PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk menekan kerugian menjadi sorotan media massa hari ini, Selasa (6/11/2018).

Berikut rincian topik utama di sejumlah media nasional:

 GIAA Optimistis Tekan Kerugian. PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. optimistis dapat menurunkan nilai kerugian ke level di bawah US$100 juta seiring dengan langkah renegosiasi kontrak penyewaan pesawat yang diproyeksi berdampak positif pada kinerja kuartal IV/2018. (Bisnis Indonesia)

Emiten Logam Semakin Mengilap. Kinerja emiten pertambangan mineral logam kian solid sepanjang 9 bulan pertama 2018 seiring dengan peningkatan volume produksi dan penjualan, serta upaya efi siensi di tengah pelemahan harga komoditas.(Bisnis Indonesia)

PBID Berpotensi Lampaui Target. Emiten produsen plastik kemasan terintegrasi, PT Panca Budi Idaman Tbk. memperkirakan penjualan perseroan dapat meningkat 20% hingga akhir 2018, lebih tinggi dari target yang dipatok 12% year-on-year. (Bisnis Indonesia)

SATU Kejar Pertumbuhan 50%. Emiten properti yang baru tercatat di Bursa Efek Indonesia, PT Kota Satu Properti Tbk. menargetkan kinerja perseroan dapat tumbuh minimal 50% pada tahun depan. (Bisnis Indonesia)

CMNP Merancang Pendanaan Baru Rp 32 Triliun. PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) mempersiapkan sejumlah ekspansi bisnis tahun 2019. Untuk itu, perusahaan ini membutuhkan pendanaan hingga senilai Rp 32 triliun untuk menyelesaikan empat proyek baru ke depan. (Kontan)

SATU Bidik Proyek Baru & Kenaikan Laba. PT Kota Satu Properti Tbk (SATU) mempersiapkan ekspansi bisnis usai mencatatkan diri di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perusahaan ini akan menggunakan keseluruhan dana initial public offering (IPO) Rp 58,5 miliar untuk ekspansi. (Kontan)

 

Tag : aksi emiten
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top