Menuju Pemilihan Umum AS, Harga Emas Bergerak Stabil

Harga emas bergerak stabil setelah sempat tergelincir tipis karena investor memasang sikap hati-hati sebelum pemilihan umum jangka menengah di AS, yang akan menentukan apakah partai Demokrat atau Republikan yang akan memimpin Kongres AS selanjutnya.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 05 November 2018  |  20:31 WIB
Menuju Pemilihan Umum AS, Harga Emas Bergerak Stabil
Harga emas - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Harga emas bergerak stabil setelah sempat tergelincir tipis karena investor memasang sikap hati-hati sebelum pemilihan umum jangka menengah di AS, yang akan menentukan apakah partai Demokrat atau Republikan yang akan memimpin Kongres AS selanjutnya.

Pada perdagangan Senin (5/11/2018) harga emas spot tercatat turun 1,43 poin atau 0,12% menjadi US$1.231,46 per troy ounce dan mencatatkan penurunan harga hingga 5,48% secara year-to-date (ytd).

Sementara itu, harga emas Comex terkerek tipis 0,30 poin atau 0,02% menjadi US$1.233,60 per troy ounce dan turun 5,80% sepanjang 2018 berjalan.

Analis di Saxo Bank Ole Hansen menyebutkan bahwa pada saat ini pasar sedang bersikap wait-and-see dalam menentukan pergerakan harga emas.

“Tinggal sehari lagi pemilihan umum jangka menengah di AS, hasilnya akan memberi dampak pada pergerakan mata uang dan sejumlah kelas aset, maka kami menaruh harga yang relatif stabil,” ujarnya, dikutip dari Reuters, Senin (5/11/2018).

Pengambilan suara opini menunjukkan adanya kemungkinan kuat untuk partai Demokrat untuk menang dan mengambil alih House of Representative pada 6 November setelah dua tahun tidak menggunakan politik praktisnya di Washington. Dengan hasil tersebut, partai Republikan kemungkinan akan tetap di Senat.

Indeks dolar AS juga tidak bergerak pada posisi 96,54 setelah selama 3 pekan beruntun mengalami kenaikan karena investor tengah melakukan aksi pengambilan keuntungan sebelum pemilihan umum dilangsungkan, yang akan menjadi pendorong volatilitas di pasar global.

“Pemilihan umum jangka menengah diprediksi akan memacu pembelian aset lindung nilai. Apabila harga emas bisa naik ke atas US$1.240, maka target selanjutnya akan menyentuh US$1.250 – US$1.260 per troy ounce,” kata Vandana Bharti, Wakil Presiden Pelaksana di SMC Comrade Ltd.

Jumlah kepemilikan di SPDR Gold Trust, exchange-traded fund (ETF) terbesar di dunia, anjlok 0,23% menjadi 759,06 ton pada Jumat (2/11).

Data Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas (CFTC) AS menyebutkan, untuk hedge fund dan money manager juga meningkatkan posisi jangka pendeknya untuk emas hingga 18.723 kontrak menjadi 45.622 kontrak pada pekan 30 Oktober.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Harga Emas Hari Ini, komoditas

Editor : Pamuji Tri Nastiti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top