Baru Dicatat, Saham Kota Satu Properti (SATU) Melonjak 69,23%

Saham emiten properti PT Kota Satu Properti Tbk. yang baru dicatat di Bursa Efek Indonesia hari, Senin (5/11/2018) langsung mengalami autoreject atas setelah melonjak 69,23% dari harga penawaran perdana.
Emanuel B. Caesario | 05 November 2018 10:08 WIB
Direktur Bursa Efek Indonesia IGD Nyoman Yetna Setya (ketiga dari kanan) memberikan sertifikat pencatatan perdana saham PT Kota Satu Properti Tbk. kepada Dirut Kota Satu Properti Herowiratno Gunawan, Senin (5/11/2018). - Bisnis / Emanuel B. Caesario

Bisnis.com, JAKARTA--Saham emiten properti PT Kota Satu Properti Tbk. yang baru dicatat di Bursa Efek Indonesia hari, Senin (5/11/2018) langsung mengalami autoreject atas setelah melonjak 69,23% dari harga penawaran perdana.

Saham emiten yang mendapat kode saham SATU ini dicatatkan di BEI dengan harga perdana Rp117 per saham. Perseroan merupakan emiten baru ke-48 pada tahun ini dan emiten ke-610 di BEI.

Perseroan melepas 500 juta saham dalam penawaran umum perdana atau initial public offering/ IPO ini, setara 40% dari total saham perseroan setelah IPO. Dengan demikian, perseroan mengantongi dana segar dari IPO senilai Rp58,5 miliar.

Segera setelah dibuka hari ini, saham perseroan langsung melonjak ke harga Rp198, meningkat 81 poin atau 69,23% dari harga perdana.

Harga tersebut terbentuk dari hanya 4 kali transaksi dengan jumlah lot saham yang ditransaksikan 26 lot.

Setelah peningkatan harga tersebut, kapitalisasi saham perseroan menjadi Rp247,5 miliar.

Herowiratno Gunawan, Direktur Utama Kota Satu Properti mengatakan bahwa minat investor atas saham perseroan tergolong tinggi. 

Selama penawaran awal, perseroan mengantongi kelebihan permintaan sebesar 4,48 kali lebih tinggi dari jumlah saham yang dilepas atau oversubacribe 348,72 kali dari porsi pooling. Adapun porsi pooling atau penjatahan untuk investor ritel hanya 1% dari total saham baru yang dilepas.

"Sungguh merupakan suatu pencapaian besar dan bersejarah bagi kami bisa menjadi perusahaan publik di tahun 2018 ini," katanya usai membuka perdagangan di Senin (5/11/2018).

Tag : ipo
Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top