Bank Indonesia Akan Terbitkan Sukuk

Bank Indonesia berencana untuk menerbitkan instrmen Sukuk Bank Indonesia untuk memperluas produk surat utang syariah itu dan mendorong likuiditas transaksi portofolio syariah di pasar sekunder.
Emanuel B. Caesario | 01 November 2018 17:54 WIB
Sukuk - ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA—Bank Indonesia berencana untuk menerbitkan instrmen Sukuk Bank Indonesia untuk memperluas produk surat utang syariah itu dan mendorong likuiditas transaksinya di pasar sekunder.

Perry Warjiyo, Gubernur Bank Indonesia mengatakan saat ini instrumen tersebut sedang dalam pembahasan final. “Dalam sebulan ke depan kita akan keluarkan,” katanya, Kamis (1/11/2018).

Perry menjelaskan saat ini sebagian besar instrumen sukuk yang dipegang investor maupun Bank Indonesia, dipegang hingga jatuh tempo atau hold to maturity. Hal ini menyebabkan rendahnya likuiditas di pasar sekunder.

Bank Indonesia akan menggunakan instrumen sukuk negara atau Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) yang dimiliki oleh Bank Indonesia sebagai underliying atau aset dasar bagi penerbitan insutrumen baru tersebut.

Tenor insturmen tersebut bisa bermacam-macam, mencapai 2 minggu, 1 bulan atau 3 bulan.

“Instrumen ini ditujukan untuk mulai kembangkan yang selama ini hold to maturity kami putarkan, dengan mengeluarkna sukuk Bank Indonesia. Dengan ini, sukuk ang selama ini sudah dikeluarkan menjadi likuid karena ditransaksikan di antara perbankan di pasar uang,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
sukuk

Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top