Bank Indonesia Akan Terbitkan Sukuk BI

Bank Indonesia berencana untuk menerbitkan instrmen Sukuk Bank Indonesia untuk memperluas produk sukuk dan mendorong likuiditas transaksi sukuk di pasar sekunder.
Emanuel B. Caesario | 01 November 2018 12:08 WIB
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyampaikan pidato pembuka saat Indonesia Investment Forum 2018 di sela-sela Pertemuan Tahunan IMF World Bank Group 2018 di Nusa Dua, Bali, Selasa (9/10/2018). - Antara/M Agung Rajasa

Bisnis.com, JAKARTA—Bank Indonesia berencana untuk menerbitkan instrmen Sukuk Bank Indonesia untuk memperluas produk sukuk dan mendorong likuiditas transaksi sukuk di pasar sekunder.

Perry Warjiyo, Gubernur Bank Indonesia, mengatakan bahwa saat ini instrumen tersebut sedang dalam pembahasan final.

“Dalam sebulan ke depan kita akan keluarkan,” katanya, Kamis (1/11/2018).

Perry mengatakan, saat ini sebagian besar insutrumen sukuk yang dipegang investor maupun Bank Indonesia dipegang hingga jatuh tempo atau hold to maturity. Hal ini menyebabkan rendahnya likuiditas di pasar sekunder.

Bank Indonesia akan menggunakan instrumen sukuk negara atau Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) yang dimiliki oleh Bank Indonesia sebagai underlying atau aset dasar bagi penerbitan insutrumen baru tersebut.

Tenor insturmen tersebut bisa bermacam-macam, mencapai 2 minggu, 1 bulan atau 3 bulan.

“Instrumen ini ditujukan untuk mulai kembangkan yang selama ini hold to maturity kami putarkan, dengan mengeluarkna sukuk Bank Indonesia. Dengan ini, sukuk ang selama ini sudah dikeluarkan menjadi likuid karena ditransaksikan di antara perbankan di pasar uang,” katanya.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Obligasi, bank indonesia

Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top