Reliance Sekuritas: IHSG Cenderung Kembali Menguat

Reliance Sekuritas memperkirakan IHSG bergerak cenderung mencoba kembali menguat dengan support resistance 5.758-5.860.
Mia Chitra Dinisari | 31 Oktober 2018 07:46 WIB
Karyawan melintas di dekat monitor Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (16/10/2018). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA - Reliance Sekuritas memperkirakan IHSG bergerak cenderung mencoba kembali menguat dengan support resistance 5.758-5.860.

Saham-saham yang masih dapat dicermati diantaranya ELSA, INKP, TKIM, BBTN, ADHI, ANTM, ASII, TLKM.

Kepala Riset Lanjar Nafi mengatakan pergerakan IHSG secara teknikal cenderung kembali menguji MA20 dan akan melanjutkan pengujian kembali bearish trend line hingga kelevel 5.830.

Indikator stochastic mendukung pergerakan menguat meskipun momentum yang cenderung jenuh pada area middle karena adanya pergerakan terkonsolidasi selama 3 hari kebelakang. 

Dalam perdagangan kemarin, IHSG ditutup menguat 0,60% atau 34,49 poin ke level 5.789,10 dengan sektor Aneka Industry (+1.97%) dan Keuangan (+1.55%) menjadi pemimpin penguatan.

Saham TLKM (+3.83%) menjadi pemimpin kontributor penguatan IHSG disusul BBRI (+2.71%) dan BBCA (+1.62%). Katalis indikasi tingginya yield dividen diatas rata-rata 2 tahun terakhir BBRI menjadi trigger.

Sedangkan BBCA yang memiliki P/E tinggi dan rendahnya yield dividen tetap naik menjadi kontributor penguatan karena adanya peningkatan segmentasi di kuartal ke-3 tahun ini yang terus mendorong pertumbuhan kredit BBCA serta rencana ikut sertanya terhadap proyek infrastruktur.

Obligasi acuan 10 tahun naik dan Yield turun 1.1bps kelevel 8.63%. Rupiah ditutup tidak berubah dilevel Rp15.224 per USD setelah sempat menguat Investor asing pun tercatat net buy 599.15 Miliar rupiah dengan saham TLKM, ASII dan BBCA menjadi top net buy value.

Tag : IHSG
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top