Kinerja Kuartal III/2018: Laba Bersih Wijaya Karya (WIKA) Tumbuh 26,05%

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. mencatatkan pertumbuhan laba bersih dan pendapatan dua digit secara tahunan pada kuartal III/2018.
M. Nurhadi Pratomo | 30 Oktober 2018 19:10 WIB
Presiden Direktur PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. Tumiyana (kanan) memberikan paparan saat berkunjung ke kantor redaksi Bisnis Indonesia, di Jakarta, Rabu (17/10/2018). - JIBI/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA—PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. mencatatkan pertumbuhan laba bersih dan pendapatan dua digit secara tahunan pada kuartal III/2018.

Berdasarkan laporan keuangan kuartal III/2018, yang dipublikasikan melalui laman Bursa Efek Indonesia, Selasa (30/10/2018), Wijaya Karya mengantongi pendapatan Rp21,00 triliun. Pencapaian tersebut naik 32,30% dari posisi Rp15,87 triliun pada kuartal III/2017.

Tercatat, beban pokok pendapatan naik 30,93% secara tahunan pada kuartal III/2018 menjadi Rp18,62 triliun. Sementara itu, beban usaha naik 29,11% secara tahunan menjadi Rp638,85 miliar.

Dari situ, emiten berkode saham WIKA tersebut mengantongi laba yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk Rp860,45 miliar. Jumlah tersebut naik 26,05% dari Rp682,63 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Di sisi lain, WIKA tercatat memiliki liabilitas Rp41,51 triliun per 30 September 2018. Posisi itu naik 33,68% dari Rp31,05 triliun pada 31 Desember 2017.

Selanjutnya, ekuitas yang dimiliki Rp15,38 triliun per 30 September 2018. Terjadi kenaikan dari posisi 31 Desember 2017 senilai Rp14,63 triliun.

Adapun, aset yang dimiliki WIKA senilai Rp56,89 triliun per 30 September 2018. Posisi itu naik 24,54% dari Rp45,68 triliun pada akhir 2017.

Dalam siaran persnya, Selasa (30/10/2018), Manajemen WIKA memaparkan kontribusi penjualan terbesar berasal dari sektor infrastruktur dan gedung. Selanjutnya, kontribusi berasal dari industri, energi dan industrial plant, serta properti.

Tag : wijaya karya, kinerja emiten
Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top