MNC Sekuritas: Pasar SUN Kembali Bergerak Terbatas

MNC Sekuritas memperkirakan bahwa pada perdagangan hari ini, Senin (29/10/2019), harga Surat Utang Negara atau SUN akan kembali beregrak terbatas dengan arah perubahan harga yang bervariasi.
Emanuel B. Caesario | 29 Oktober 2018 09:49 WIB
SURAT UTANG NEGARA

Bisnis.com, JAKARTA--MNC Sekuritas memperkirakan bahwa pada perdagangan hari ini, Senin (29/10/2019), harga Surat Utang Negara atau SUN akan kembali beregrak terbatas dengan arah perubahan harga yang bervariasi.

I Made Adi Saputra, Kepala Divisi Riset Fixed Income MNC Sekuritas, mengatakan bahwa meningkatnya persepsi risiko yang didorong oleh koreksi di pasar saham global akan menjadi katalis negatif bagi pasar Surat Utang Negara.

"Hanya saja, penurunan imbal hasil surat utang global akan menjadikan imbal hasil Surat Utang Negara cukup menarik untuk diakumulasi," katanya dalam riset harian, Senin (29/10/2018).

Sementara itu, dalam sepekan kedapan, investor akan menceramti beberapa agenda ekonomi penting, seperti Rapat Dewan Gubernur Bank Sentral Inggris (BOE) dan Rapat Dewan Gubernur Bank Sentral Jepang (BOJ).

Adapun pada akhir pekan, data sektor tenaga kerja Amerika Serikat akan menjadi fokus perhatian investor.

Dari dalam negeri, pelaku pasar akan menantikan data inflasi bulan Oktober 2018 yang akan disampaikan pada Kamis, 1 November 2018.

Imbal hasil Surat Utang Negara pada perdagangan Jumat, 26 Oktober 2018 bergerak bervariasi dengan kecenderungan mengalami kenaikan seiring dengan meningkatnya persepsi risiko dan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika.

Perubahan tingkat imbal hasil berkisar antara 1 - 6 bps dengan rata - rata mengalami 2 bps di mana imbal hasil Surat Utang Negara dengan tenor pendek terlihat mengalami penurunan, sedangkan untuk tenor menengah dan panjang mengalami kenaikan.

Tag : Obligasi
Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top