7 Sektor IHSG Positif, Infrastruktur Menguat Paling Tajam

Sektor infrastruktur menjadi penopang utama terhadap penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini, Jumat (26/10/2018).
Aprianto Cahyo Nugroho | 26 Oktober 2018 10:12 WIB
Karyawan melintas di dekat monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (12/2/2018). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA –  Sektor infrastruktur menjadi penopang utama terhadap penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini, Jumat (26/10/2018).

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG menguat 0,44% atau 25,05 poin ke level 5.780,01 pada pukul 09.21 WIB, setelah dibuka di zona hijau dengan penguatan 0,11% atau 6,49 poin di level 5.761,45.

Penguatan IHSG berlanjut menjadi 0,24% atau 13,93 poin ke level 5.768,90 pada pukul 9.50 WIB. Sepanjang perdagangan pagi ini, IHSG bergerak pada level 5.761,44 – 5.784,13.

Sebanyak 198 saham menguat, 97 saham melemah, dan 315 saham stagnan dari 610 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Tujuh dari sembilan indeks sektoral IHSG pagi ini bergerak di zona hijau pagi ini, dengan dorongan terbesar dari sektor infrastruktur yang menguat 1,42%, disusul sektor tambang yang naik 0,62%.

Sementara itu, sektor aneka industri dan konsumer yang masing-masing melemah 0,6% dan 0,35% menjadi penekan pergerakan IHSG lebih lanjut.

Pergerakan Sektor IHSG Pukul 09.51 WIB

Sektor

Perubahan

Infrastruktur

+1,42%

Tambang

+0,62%

Perdagangan

+0,51%

Pertanian

+0,28%

Properti

+0,22%

Finansial

+0,18%

Industri dasar

+0,17%

Konsumer

-0,35%

Aneka industri

-0,60%

Sumber: Bloomberg

Tag : IHSG, Indeks BEI
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top