KIWOOM SEKURITAS: Sentimen Global Masih Akan Warnai Pergerakan IHSG

Kiwoom Sekuritas Indonesia memperkirakan sentimen global masih menjadi perhatian pelaku pasar saham hari ini, Kamis (25/10/2018), di mana UE menolak usulan anggaran Italia dan meminta pemerintah Italia untuk merivisi draft anggaran untuk tahun depannya.
Emanuel B. Caesario | 25 Oktober 2018 08:55 WIB
Seorang pria melintasi layar elektronik pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (19/10/2018). - ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

Bisnis com, JAKARTA--Kiwoom Sekuritas Indonesia memperkirakan sentimen global masih menjadi perhatian pelaku pasar saham hari ini, Kamis (25/10/2018), di mana UE menolak usulan anggaran Italia dan meminta pemerintah Italia untuk merivisi draft anggaran untuk tahun depannya. 

Maximilianus Nico Demus, Direktur Riset dan Investasi Kiwoom Sekuritas Indonesia, mengatakan bahwa selain itu, presiden AS kembali melontarkan kritikan kepada petinggi The Fed, di mana Trumph tidak senang dengan The Fed dan menuduh Jerome Powell membahayakan ekonomi AS dengan terus menaikkan suku bunga. 

Hal ini tentu akan meningkatkan tensi antara Trump dengan Powell, khususnya apakah akan mempengaruhi independensi The Fed ke depannya atau tidak. 

Fokus berikutnya adalah menanti rapat Bank Sentral Eropa terkait suku bunga saat ini yang menurutnya belum akan terjadi perubahan. 

Namun, timeline dari rencana pengurangan stimulus akan menjadi sorotan, sehingga rencana pengurangan stimulus yang akan dilakukan tahun depan akan menjadi semakin jelas.

"Indeks IHSG hari ini diprediksi terkoreksi dengan support dan resistance di level 5.672-5.782," katanya dalam riset harian, Kamis (25/10/2018).

Kemarin, Rabu (24/10/2018) IHSG ditutup melemah sebesar 88,47 poin (-1,53%) ke level 5.709. Investor asing mencatatkan net sell di semua perdagangan saham sebesar Rp686,9 miliar. 

Tag : IHSG, Indeks BEI
Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top