Indeks Bisnis 27 Melemah Tipis di Akhir Sesi I, Tertekan Saham TLKM & HMSP

Indeks Bisnis 27 melemah 0,07% atau 0,35 poin ke posisi 506,58 di jeda siang, setelah dibuka di zona merah dengan pelemahan 0,11% atau 0,55 poin di posisi 506,38.
Aprianto Cahyo Nugroho | 24 Oktober 2018 13:21 WIB
Karyawan melintas di dekat monitor Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (16/10/2018). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA – Pergerakan indeks Bisnis 27 melemah pada akhir sesi I perdagangan hari ini, Rabu (24/10/2018).

Indeks Bisnis 27 melemah 0,07% atau 0,35 poin ke posisi 506,58 di jeda siang, setelah dibuka di zona merah dengan pelemahan 0,11% atau 0,55 poin di posisi 506,38.

Sepanjang perdagangan hari ini, indeks Bisnis 27 bergerak pada level 505,94-508,64.

Dari 27 saham anggota indeks Bisnis 27, sebanyak 10 saham menguat, 13 saham melemah, dan 4 saham stagnan pada akhir sesi I perdagangan hari ini.

Saham PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) dan PT HM Sampoerna Tbk. (HMSP) yang masing-masing melemah 1,62% dan 0,52% menjadi penekan utama terhadap pelemahan indeks Bisnis 27 pada akhir sesi I.

Indeks Bisnis 27 merupakan indeks yang terdiri dari 27 saham perusahaan tercatat yang dipilih berdasarkan kriteria fundamental, teknikal atau likuiditas transaksi dan akuntabilitas dan tata kelola perusahaan.

Sejalan dengan Bisnis 27, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik melemah 0,07% atau 3,87 poin ke level 5.794,02 pada akhir sesi I, setelah dibuka dengan pelemahan 0,04% atau 2,14 poin di level 5.795,75.

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak pada level 5.794,01 – 5.818,84. Pada perdagangan Selasa (23/10), IHSG ditutup melemah 0,73% atau 42,54 poin di posisi 5.797,89.

Sebanyak 158 saham menguat, 189 saham melemah, dan 263 saham stagnan dari 610 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia siang ini.

 

Berikut adalah harga saham Bisnis27 di akhir sesi I :

Kode

Nama Perusahaan

Harga (Rp)

AALI

PT Astra Agro Lestari Tbk

11950

ADRO

PT Adaro Energy Tbk

1690

AKRA

PT AKR Corporindo Tbk

3620

ASII

PT Astra International Tbk

7400

BBCA

PT Bank Central Asia Tbk

22925

BBNI

PT Bank Negara Indonesia Persero Tbk

7150

BBRI

PT Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk

3010

BDMN

PT Bank Danamon Indonesia Tbk

7100

BMRI

PT Bank Mandiri Persero Tbk

6425

BRPT

PT Barito Pacific Tbk

1845

BSDE

PT Bumi Serpong Damai Tbk

1120

CPIN

PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk

5725

HMSP

PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk

3790

ICBP

PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk

8775

INDF

PT Indofood Sukses Makmur Tbk

5825

INKP

PT Indah Kiat Pulp & Paper Corp Tbk

13100

INTP

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk

16125

MYOR

PT Mayora Indah Tbk.

2650

PGAS

PT Perusahaan Gas Negara Persero Tbk

2340

PTBA

PT Bukit Asam Tbk

4440

PWON

PT Pakuwon Jati Tbk.

490

SCMA

PT Surya Citra Media Tbk

1680

SMBR

PT Semen Baturaja Persero Tbk

1950

SMGR

PT Semen Indonesia Persero Tbk

9100

TLKM

PT Telekomunikasi Indonesia Persero Tbk

3640

TPIA

PT Chandra Asri Petrochemical Tbk

4670

UNTR

PT United Tractors Tbk

32625

 Sumber: Bloomberg

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG, indeks bisnis27

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top