Tujuh Sektor Menguat, Industri Dasar Pendorong Utama IHSG

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG berbalik menguat 0,22% atau 12,72 poin ke level 5.810,61 pada pukul 09.11 WIB, meskipun sempat dibuka di zona merah dengan pelemahan 0,04% atau 2,14 poin di level 5.795,75.
Aprianto Cahyo Nugroho | 24 Oktober 2018 09:59 WIB
Seorang pria melintasi layar elektronik pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (19/10/2018). - ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

Bisnis.com, JAKARTA –  Sektor industri dasar menjadi penopang utama terhadap penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini, Rabu (24/10/2018).

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG berbalik menguat 0,22% atau 12,72 poin ke level 5.810,61 pada pukul 09.11 WIB, meskipun sempat dibuka di zona merah dengan pelemahan 0,04% atau 2,14 poin di level 5.795,75.

Pergerakan IHSG masih menguat hingga 0,27% atau 15,39 poin ke level 5.813,29 pada pukul 9.39 WIB. Sepanjang perdagangan pagi ini, IHSG bergerak pada level 5.795,73 – 5.818,84.

Adapun pada perdagangan Selasa (23/10), IHSG ditutup melemah 0,73% atau 42,54 poin di posisi 5.797,89.

Sebanyak 177 saham menguat, 82 saham melemah, dan 351 saham stagnan dari 610 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Tujuh dari sembilan indeks sektoral IHSG pagi ini bergerak di zona hijau dengan dorongan utama dari sektor industri dasar dengan penguatan 0,76%, disusul sektor properti yang menguat 0,55%.

Di sisi lain, sektor aneka industri dan infrastruktur yang melemah masing-masing 0,17% dan 0,1% menahan penguatan IHSG lebih lanjut.

Pergerakan Sektor IHSG Pukul 09.39 WIB

Sektor

Perubahan

Industri dasar

+0,76%

Properti

+0,55%

Finansial

+0,34%

Tambang

+0,26%

Perdagangan

+0,18%

Perdagangan

+0,04%

Konsumer

+0,03%

Infrastruktur

-0,1%

Aneka industri

-0,17%

Sumber: Bloomberg

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG, Indeks BEI

Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top