Proyeksi Lelang SUN: Minat Investor Akan Cukup Tinggi

Kalangan analis memperkirakan jumlah penawaran investor dalam lelang Surat Utang Negara hari ini akan cukup tinggi dan mampu menembus Rp40 triliun.
Emanuel B. Caesario | 23 Oktober 2018 10:04 WIB
Lelang Surat Utang Negara - Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA - Kalangan analis memperkirakan jumlah penawaran investor dalam lelang Surat Utang Negara (SUN) hari ini, Selasa (23/10) akan cukup tinggi dan mampu menembus Rp40 triliun.

Pemerintah akan melakukan lelang penjualan SUN dalam mata uang rupiah untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2018. Target penerbitan senilai Rp10 triliun dengan seri – seri yang akan dilelang adalah sebagai berikut :

- Surat Perbendaharaan Negara Seri SPN03190124 (Diskonto; 24 Januari 2019);
- Surat Perbendaharaan Negara Seri SPN12190704 (Diskonto; 4 Juli 2019);
- Obligasi Negara seri FR0077 (8,12500%; 15 Mei 2024);
- Obligasi Negara seri FR0078 (8,25000%; 15 Mei 2029);
- Obligasi Negara seri FR0065 (6,62500%; 15 Mei 2033);
- Obligasi Negara seri FR0075 (7,50000%; 15 Mei 2038); dan
- Obligasi Negara seri FR0076 (7,37500%; 15 Mei 2038).

"Kami perkirakan jumlah penawaran yang masuk akan berkisar antara Rp40—55 triliun dengan jumlah penawaran yang cukup besar akan didapati pada instrumen Surat Perbendaharaan Negara serta pada Obligasi Negara seri FR0077 dan FR0078," kata I Made Adi Saputra, Kepala Divisi Riset Fixed Income MNC Sekuritas dalam riset harian, Selasa (23/10/2018).

Adapun berdasarkan kondisi pergerakan harga Surat Utang Negara menjelang pelaksanaan lelang, Made perkirakan tingkat imbal hasil yang akan dimenangkan  adalah sebagai berikut :

  • SPN03190124  berkisar antara 5,56 - 5,65;
  • SPN12190704 berkisar antara 5,87 - 5,96;
  • FR0077 berkisar antara 8,50 - 8,59;
  • FR0078 berkisar antara 8,59 - 8,68;
  • FR0065 berkisar antara 8,75 - 8,84;
  • FR0075 berkisar antara 8,96 - 9,06; dan
  • FR0076 berkisar antara 9,18 - 9,28.

Sementara itu, Mirae Asset Sekuritas memperkirakan penawaran investor dalam lelang kali ini akan moderat, tetapi lebih tinggi dibandingkan dengan lelang SUN sebelumnya yang sebesar Rp41,35 triliun.

"Kami estimasikan incoming bids antara Rp36 triliun hingga Rp45 triliun," kata Dhian Karyantono Analis Fixed Income Mirae Asset Sekuritas dalam riset harian, Selasa (23/10/2018).

Berikut ini proyeksi Mirae Asset Sekuritas atas yield rata-rata tertimbang yang akan dimenangkan untuk masing-masing seri:

SPN03190124 (New Issuance, 24 Januari 2019): 5,80% - 6,00%
SPN12190704 (Reopening, 4 Juli 2019): 6,10% - 6,30%
FR0077 (Reopening, 15 Mei 2024): 8,58% - 8,77%
FR0078 (Reopening, 15 Mei 2029): 8,61% - 8,69%
FR0065 (Reopening, 15 Mei 2033): 8,85% - 8,96%
FR0075 (Reopening, 15 Mei 2038): 9,04% - 9,16%
FR0076 (Reopening, 15 Mei 2048): 9,26% - 9,39%

Lelang akan dilaksanakan pada hari Selasa, 23 Oktober 2018, dibuka pukul 10.00 WIB dan ditutup pukul 12.00 WIB. Adapun hasil dari pelaksanaan akan diumumkan pada hari yang sama dan hasil dari lelang akan didistribusikan pada hari Kamis, tanggal 25 Oktober 2018. 

Pada tahun 2018, target penerbitan kotor (gross issuance) Surat Berharga Negara senilai Rp846,4 triliun di mana hingga kuartal III tahun 2018 pemerintah telah meraup dana senilai Rp451,75 triliun dari hasil pelaksanaan lelang penjualan Surat Berharga Negara.

Pada kuartal IV tahun 2018 pemerintah mentargetkan penerbitan Surat Berharga Negara senilai Rp142,72 triliun dari enam kali lelang Surat Utang Negara dan enam kali lelang Sukuk Negara. Pada pelaksanaan lelang sebelumnya, pemerintah meraup dana senilai Rp20,0 triliun dari total penawaran yang masuk senilai Rp41,35 triliun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
surat utang negara

Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top